Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Para pengunjung yang terdiri dari pengendara sepeda motor, mobil, hingga pejalan kaki berhasil menyelamatkan diri sebelum bangunan roboh.
Meski demikian, kerusakan bangunan menyebabkan kerugian materiil yang cukup besar. Seluruh perlengkapan usaha, termasuk etalase dan barang dagangan, hancur tertimpa material bangunan.
“Kerugiannya sekitar Rp 20 juta lebih. Etalase dan barang dagangan semuanya rusak,” jelasnya.
Tini mengaku telah menjalankan usaha warung tersebut selama kurang lebih 15 tahun. Ia berharap adanya perhatian dan bantuan dari pemerintah desa maupun pihak terkait atas musibah yang dialaminya.
“Mudah-mudahan Bupati Jombang, Pak Warsubi atau pihak terkait mengetahui kondisi warga di sini dan bisa melihat langsung keadaan kami,” pungkasnya dengan sedih.
Reporter: Adi















