Pelatihan bagi remaja ini merupakan pondasi terbentuknya keluarga yang berkualitas di masa depan. Remaja diharapkan tumbuh dengan optimisme, percaya pada potensi diri, mampu melanjutkan pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi, serta menghindari pernikahan di bawah usia 19 tahun karena dapat menghambat kesiapan hidup berkeluarga dan masa depan.
“Remaja juga diimbau untuk menjauhi faktor-faktor yang mendorong pernikahan usia dini serta tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif. Setiap remaja memiliki kekuatan, potensi, dan kehebatan untuk terus berkarya dan berprestasi,” tambahnya.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, fasilitator, narasumber, dan pihak terkait atas kolaborasi dalam menyukseskan GenRe Bojonegoro ini. Pihaknya berkomitmen mewujudkan remaja yang berdaya, peduli, dan berencana menuju masyarakat Bojonegoro yang bahagia, makmur, dan membanggakan. (Red/DN/Dik).















