Pemkab Jombang melalui Dinsos bertanggung jawab penuh pada penyediaan lahan dengan total pagu anggaran mencapai Rp 17,9 miliar.
Setelah proses administrasi dan serah terima lahan ke Kementerian Sosial tuntas, tongkat estafet pembangunan fisik akan dilanjutkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
Kehadirannya diproyeksikan menjadi solusi jitu untuk pemerataan Akses. Memudahkan akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu di wilayah Tunggorono dan sekitarnya.
Sekaligus mengurangi Kepadatan, menjadi alternatif bagi sekolah-sekolah eksisting yang sudah kelebihan muatan (overcapacity).
Meningkatkan APK, Mendongkrak Angka Partisipasi Kasar pendidikan di Kabupaten Jombang.
Warga Desa Tunggorono menyambut haru kepastian ini. Bagi mereka, keberadaan sekolah baru bukan sekadar bangunan, melainkan harapan akan masa depan anak-anak mereka.
”Masyarakat sangat berharap sekolah ini segera dibangun. Lokasinya dekat, anak-anak lebih mudah sekolah, dan kami sebagai orang tua sangat terbantu,” ungkap Suwardi, salah satu warga setempat.
Setelah pembayaran lahan tuntas, Dinsos Jombang akan segera melakukan proses serah terima administratif dan fisik kepada Kementerian Sosial.
Mari kita kawal bersama agar pembangunan fisik Sekolah Rakyat Tunggorono bisa segera dimulai di tahun 2026!
Reporter: Adi















