Bojonegoro – Pemdes Sumuragung, Kecamatan Baureno, Bojonegoro memanfaatkan Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) 2025 dari Pemkab Bojonegoro berupa hotmix untuk jalan poros akses ke WTG dan jalur alternatif.
“Alhamdulillah, hotmix jalan menuju WTG tahap 1 dan 2 usai dikerjakan,” ujar kepala desa Sumuragung, H. Matasim, Senin (04/01/2026).
Matasim membeberkan, BKKD dari Pemkab Bojonegoro ini sangat berdampak positif dan signifikan. Menurutnya, selain mempermudah akses ke WTG, pembangunan jalan (hotmix) juga memudahkan dan meningkatkan mobilitas warga setempat.
“Selain untuk akses jalan Wisata, jalan ini juga bisa jadi jalan alternatif warga kami menuju ke kota Babat Lamongan maupun ke wilayah kabupaten Jombang,” beber Matasim.
Ia mengungkapkan, hotmix jalan WTG akan sangat menguntungkan warga Sumuragung, apalagi setelah Wisata kebanggaan desa Sumuragung (WTG-Red) sudah diresmikan dan siap beroperasi.
“Nantinya, setelah WTG dibuka, bakal ramai pengunjung ke tempat wisata. Bahkan, berpotensi mampu meningkatkan taraf hidup dan penghasilan masyarakat Sumuragung, karena warga setempat bisa membuka lapak atau berjualan disekitar area Wisata Tebing Gupit. Alhasil, UMKM bisa lebih bergairah,” terang Kades dua periode ini.
Kades Matasim berterima kasih ke Pemkab Bojonegoro atas BKKD untuk desa Sumuragung.
“Terimakasih pak Bupati dan Wabup Bojonegoro, semoga BKKD lebih bisa meningkatkan perekonomian warga kami, semoga Bojonegoro menuju Bahagia, Makmur dan membanggakan,” imbuhnya.
Sementara itu, Camat Baureno, Derry Aprilian menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Bupati dan Wabup Bojonegoro, atas komitmen dan perhatiannya melalui bantuan keuangan desa yang diberikan kepada seluruh desa di Kecamatan Baureno. “Khususnya Desa Sumuragung, yang telah direalisasikan dalam bentuk pembangunan jalan aspal,” ungkapnya.















