Hiace Hantam Truk di Tol Jombang-Mojokerto, 4 Orang Tewas dan 7 Luka-Luka

  • Bagikan
Kondisi minibus Toyota Hiace mengalami kerusakan parah pada bagian depan usai menabrak bagian belakang truk di ruas Tol Jombang-Mojokerto (Istimewa)

MMCNEWS.ID | Kecelakaan maut kembali mengguncang ruas Tol Jombang-Mojokerto (Jomo), Sabtu (12/9/2026). Sebuah Toyota Hiace warna merah terlibat kecelakaan dengan truk hingga bagian depan minibus mengalami kerusakan parah. Empat orang dinyatakan meninggal dunia, sementara tujuh penumpang lainnya mengalami luka-luka.

Data terbaru dari petugas menyebutkan, empat korban meninggal dunia masing-masing Kukuh Bimbing (22), warga Karanganyar; Dwi Raharjanto (49), warga Klaten; Tendi Anggoro (28), warga Wonogiri; dan Prawoto (55), warga Sukoharjo. Seluruh korban telah dievakuasi dari lokasi kejadian oleh petugas.

Sementara itu, tujuh penumpang Hiace lainnya mengalami luka ringan. Mereka yakni Eko Budianto Setiawan (38), Lidia Yustika (28), Edi Mursito (55), Ismaya Salindri (35), Ghofur Y Saputra (37), Sunarto (46), dan Yudha (26). Para korban luka langsung mendapatkan penanganan medis.

Informasi sementara dari AKP Dirman, PJR Jatim 3, kecelakaan melibatkan Toyota Hiace warna merah dan sebuah truk. Dalam insiden tersebut, bagian depan Hiace mengalami kerusakan parah setelah menghantam bagian belakang truk.

Petugas yang datang ke lokasi langsung melakukan penanganan dan evakuasi. Korban meninggal dunia maupun korban luka dievakuasi untuk mendapatkan penanganan sesuai kondisi masing-masing.

Di dalam truk terdapat dua orang, yakni Muhar (55) dan Arif Purwanto (16), keduanya warga Purbalingga. Beruntung, keduanya dilaporkan tidak mengalami luka dalam kecelakaan tersebut.

“Untuk pengemudi dan penumpang truk, Muhar, 55, dan Arif Purwanto, 16, keduanya warga Purbalingga, tidak mengalami luka,” kata Sudirman, Sabtu (12/9/2026).

Sementara itu, petugas memastikan proses penanganan di lokasi telah dilakukan, termasuk evakuasi terhadap para korban dan kendaraan yang terlibat. Penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan.

“Petugas sudah melakukan penanganan dan evakuasi terhadap korban maupun kendaraan yang terlibat. Perkara kecelakaan ini masih ditangani untuk penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.

Polisi kembali mengingatkan pengguna jalan tol agar meningkatkan kewaspadaan selama perjalanan. Pengemudi diminta menjaga jarak aman, berkonsentrasi penuh, serta tidak memaksakan perjalanan ketika kondisi tubuh mulai lelah atau mengantuk.

Pasalnya, kehilangan konsentrasi dalam hitungan detik di jalan tol bisa berujung fatal. Pengemudi yang mulai mengantuk disarankan segera mencari tempat aman untuk beristirahat sebelum kembali melanjutkan perjalanan.

“Kami mengimbau pengemudi selalu menjaga jarak aman, fokus saat berkendara dan beristirahat apabila mengantuk. Jangan memaksakan diri karena kondisi mengantuk bisa membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” pungkasnya.

Reporter: Adi

  • Bagikan