Hujan Disertai Petir di Jombang Berujung Maut, Petani Tewas Saat Panen Padi

  • Bagikan
Oplus_131072

MMCNEWS.ID | Insiden tragis menimpa para petani di Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang. Seorang petani meninggal dunia setelah tersambar petir saat memanen padi di area persawahan, Minggu (29/3/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Peristiwa tersebut terjadi di area persawahan Dukuh Guyangan, Dusun Ngemprak, RT 002/RW 013, Desa Kedungbetik, Kecamatan Kesamben. Saat kejadian, para petani diketahui kembali melanjutkan aktivitas panen setelah sebelumnya sempat berhenti akibat hujan deras.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Jhoni (40), warga Dusun Sini, Desa Tanjunggunung, Kecamatan Peterongan. Sementara seorang petani lain, Slamet (50), warga Dusun Tambakrejo, Desa Kedungbetik, mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RSUD Jombang untuk mendapatkan perawatan.

Kepala Dusun Ngemprak, Eko Hariono (42), menjelaskan bahwa sejak pagi sekitar pukul 06.30 WIB korban bersama sekitar 12 petani lainnya memanen padi di lahan milik Sholikin (52), warga setempat.

“Sejak pagi mereka memanen padi, lalu mengangkut hasil panen ke mesin perontok yang berada di pinggir jalan,” ujarnya.

Sekitar pukul 14.00 WIB hujan deras mengguyur wilayah tersebut sehingga para petani menghentikan aktivitas dan berteduh di rumah warga. Setelah hujan mereda sekitar pukul 14.45 WIB, para petani kembali melanjutkan pekerjaan di sawah.

Namun sekitar pukul 15.00 WIB, hujan kembali turun disertai kilatan petir. Saat itu korban Jhoni bersama rekannya tengah mengangkut padi dari sawah. Tiba-tiba petir menyambar area tersebut dan mengenai korban.

“Korban langsung terjatuh di sawah. Rekan-rekannya berusaha menolong, namun korban sudah meninggal dunia di lokasi,” kata saksi Sholikin.

Akibat kejadian itu, Slamet yang berada tidak jauh dari lokasi juga terdampak sambaran petir dan mengalami luka. Warga kemudian mengevakuasinya ke RSUD Jombang untuk mendapatkan perawatan medis.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan