KEDIRI || Mmcnews.id – 27 Maret 2026 – Suasana khidmat menyelimuti Pondok Pesantren Hamalatul Quran, Ringinagung, Kediri, saat tim PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (UIP JBTB) hadir membawa amanah kebaikan. Di momen Idulfitri yang penuh fitrah ini, PLN tidak hanya berkomitmen menghadirkan keandalan listrik bagi negeri, tetapi juga menerangi masa depan generasi muda melalui pendidikan agama.
Melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UIP JBTB, perusahaan menyalurkan bantuan beasiswa khusus bagi 10 santri penghafal Al-Qur’an (Hafidz) dari keluarga prasejahtera. Program ini merupakan wujud nyata kepedulian pegawai PLN yang menyisihkan sebagian penghasilannya melalui zakat, infak, dan sedekah untuk mendukung keberlangsungan pendidikan anak-anak berprestasi namun memiliki keterbatasan ekonomi.
General Manager PLN UIP JBTB, Hendro Prasetyawan, menyampaikan bahwa program ini adalah bentuk rasa syukur insan PLN atas kelancaran berbagai proyek strategis nasional yang sedang dijalankan di wilayah Jawa Timur dan Bali.
“Kami meyakini bahwa keberhasilan PLN dalam membangun infrastruktur kelistrikan tidak lepas dari doa dan dukungan masyarakat, termasuk para ulama dan santri. Beasiswa ini adalah investasi akhirat sekaligus dukungan moral agar para santri terus semangat menjaga kalam Ilahi. Kami ingin cahaya PLN tidak hanya menerangi rumah penduduk secara fisik, tetapi juga menerangi hati dan masa depan generasi penjaga Al-Qur’an,” ujar Hendro Prasetyawan.
Pemilihan Pondok Pesantren Hamalatul Quran di Ringinagung, Kediri, menjadi simbol bahwa PLN hadir di tengah masyarakat, menyentuh simpul-simpul pendidikan yang menjadi pilar karakter bangsa. Momen Idulfitri menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat silaturahmi antara insan PLN dengan para santri.















