Dekat Istana Kediaman Presiden, Sentul Justru Jadi Pusat Maksiat — Laporan Diam Saja

  • Bagikan

KABUPATEN BOGOR | MMCNews.id — Platinum Massage hanyalah puncak gunung es. Di balik nama itu, Sentul ternyata dipenuhi tempat-tempat serupa yang beroperasi leluasa, terang-terangan, seolah tak tersentuh hukum.

Hasil penelusuran mendalam membuktikan: daftar tempat yang diduga menjadi sarang kegiatan maksiat dan eksploitasi manusia di kawasan Sentul bukan satu atau dua. Nama-namanya berjejer: First One Massage, Krypton Massage, Kuy Infinity Massage, SM Massage, dan masih banyak lagi yang belum terungkap sepenuhnya.

Satu kawasan, begitu banyak tempat. Semua berjalan, seolah mendapat perlindungan atau setidaknya pengabaian dari pihak yang berwenang.

Yang lebih memprihatinkan: laporan sudah masuk. Pada Jumat, 21 Agustus 2026, informasi lengkap mengenai dugaan kegiatan ini telah disampaikan langsung melalui pesan kepada Sat Reskrim Polres Bogor. Namun hingga saat ini, belum ada langkah apa pun yang terlihat. Tidak ada penyelidikan, tidak ada pemeriksaan, tidak ada penindakan. Laporan itu seolah masuk ke lobang kosong: diterima, lalu didiamkan.

Masyarakat pun tak bisa lagi berdiam diri. Warga yang meminta dikenal dengan inisial A menyampaikan kekesalannya yang mendalam:

“Miris, Mas… Sangat disayangkan Sentul yang seharusnya menjadi contoh — karena tidak jauh dari kediaman Bapak Presiden Pranowo — justru sekarang menjadi sarang maksiat. Semoga dengan adanya pemberitaan ini, Sentul bisa kembali ditata agar lebih baik.”

Pernyataan ini bukan sekadar keluhan warga biasa. Ini adalah tamparan keras bagi semua pihak yang memegang kendali di wilayah ini. Bagaimana mungkin kawasan yang berada di dekat kediaman Kepala Negara justru menjadi tempat berkumpulnya praktik-praktik yang melanggar norma, hukum, dan kehormatan manusia?

Mengapa tempat-tempat ini dibiarkan berdiri? Mengapa alamatnya diketahui, namanya beredar, lokasinya ramai — namun tidak ada yang berani menindak? Siapa yang memberi mereka ruang? Siapa yang melindungi mereka?

Laporan yang masuk ke Sat Reskrim belum ditindaklanjuti. Apakah ini kelalaian semata? Atau ada alasan lain yang membuat pihak berwenang enggan turun ke lapangan?

Masyarakat tidak akan diam. Mereka menuntut kejelasan, mereka menuntut penindakan nyata, bukan janji yang terkatung-katung. Selama satu tempat saja masih beroperasi, berarti ada yang gagal dalam tugasnya.

Tim investigasi MMCNews.id akan terus memantau. Kami tidak akan berhenti pada satu nama saja. Kami akan menelusuri setiap tempat, setiap jaringan, dan setiap pihak yang diduga terlibat — hingga Sentul benar-benar kembali menjadi kawasan yang aman, bermartabat, dan bebas dari perdagangan manusia serta maksiat.

 

Laporan: Tim Investigasi MMCNews.id

  • Bagikan