MMCNEWS.ID | Satu tahun perjalanan kepemimpinan Bupati Warsubi dan Wakil Bupati Salmanudin (Gus Salman) kini berada di bawah radar kritis legislatif. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jombang menegaskan bahwa momen satu tahun ini bukanlah sekadar perayaan simbolis, melainkan waktu yang tepat untuk melakukan “bedah kinerja” demi mempercepat pembangunan daerah.
Ketua DPRD Jombang, Hadi Atmaji, menyampaikan bahwa evaluasi menyeluruh adalah fondasi utama untuk menciptakan pemerintahan yang tidak antikritik dan adaptif terhadap keluhan warga.
“Satu tahun kepemimpinan ini adalah ruang refleksi. Kita harus berani melihat apa yang masih kurang, hambatan apa yang terjadi di lapangan, dan mana janji yang belum menyentuh harapan masyarakat,” tegas Hadi.
Menurutnya, data hasil evaluasi ini akan menjadi “kompas” bagi pemerintah daerah untuk menentukan langkah strategis di tahun kedua agar lebih tepat sasaran.
DPRD Jombang memberikan perhatian khusus pada beberapa program prioritas yang bersentuhan langsung dengan urusan perut dan pendidikan masyarakat. Beberapa poin yang menjadi fokus pengawalan ketat legislatif meliputi.
Pendidikan: Konsistensi kebijakan seragam sekolah gratis.
Infrastruktur: Percepatan perbaikan kualitas jalan kabupaten hingga pelosok.















