Bogor|MMC, Jabar – Ketua Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Desa Sipak, Kecamatan Jasinga, Agus Setiawan menjelaskan terkait titik lokasi pengerjaan proyek drainase vertikal yang dilakukan secara swakelola.
“Akhirnya yang enam ini diawal tahap pertama telah selesai, Alhamdulillah selesai dengan lokasi di RT.02/RW.07, RT.01/RW.08 dan RT02./RW.10,” jelas Agus saat ditemui di kantor Desa Sipak, Kamis (13/6/2024).
Agus mengatakan titik lokasi disesuaikan dengan fungsinya serta telah dilakukan sosialisasi maupun kajian dari Dinas PUPR.
“Titik lokasi sudah kami sosialisasikan, jadi 2 Minggu sebelum kegiatan, itupun masih dalam kajian, pihak PUPR itu mengarahkan sesuai fungsinya, lokasi-lokasi yang sudah saya ajukan itu dievaluasi lagi,” kata dia menambahkan.
Secara budgeting, lanjutnya, pihak KSM menerima Rp95 juta secara dua periode penganggaran dan batas waktu kegiatan 150 hari kerja.
Menurutnya, ada dua jenis pengadaan barang yang langsung dikirim melalui pihak ketiga.
“15 titik ini terbagi 2 periode, periode pertama 6 titik, kedua 9 titik, dengan keseluruhan 150 hari kerja sesuai dengan digambar ya, 95 juta terbagi 2 tahap,” ujar Agus.
“Kalau barang untuk 2 barang itu Manhole dan Rainsave dikirim langsung oleh pihak Dinas PUPR” ujarnya.
Sekedar informasi, Pemerintah Desa Sipak menerima kegiatan swakelola yang diberikan Dinas PUPR untuk pengelolaan dan pengembangan sistem drainase yang terhubung langsung dengan sungai dalam kabupaten/kota atau yang lebih dikenal dengan nama Pembangunan Drainase Vertikal. (Dery).

















