MMCNEWS.ID | Suasana Desa Segodorejo, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, menjadi ramai pada Sabtu (10/10/2026) sore. Ribuan semangat dan kreativitas warga berpadu dalam gelaran pawai budaya untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Tak sekadar menjadi hiburan rakyat, kegiatan ini juga menjadi panggung kebersamaan bagi masyarakat dari tujuh dusun yang menunjukkan kekompakan serta kecintaan terhadap tradisi dan budaya.
Perhatian warga semakin tersedot dengan hadirnya 15 sound horeg yang turut memeriahkan jalannya pawai. Dentuman musik, aneka kostum, kreasi seni, hingga penampilan atraktif para peserta menjadikan kegiatan tahunan dalam rangka Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) tersebut berlangsung meriah. Warga tampak antusias menyaksikan iring-iringan peserta yang melintasi jalan desa, menciptakan suasana penuh kegembiraan dan kebersamaan.

Pawai budaya ini sekaligus menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui upacara atau seremoni formal. Di tengah masyarakat, peringatan kemerdekaan juga hadir melalui kreativitas, partisipasi, dan gotong royong. Seluruh elemen warga Desa Segodorejo bersatu menyukseskan kegiatan yang menjadi salah satu momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antar warga.
Kemeriahan pawai budaya Desa Segodorejo terasa semakin istimewa karena melibatkan perwakilan dari tujuh dusun yang berada di wilayah desa tersebut. Ketujuh dusun itu meliputi Dusun Klampisan, Dusun Segodorejo, Dusun Banjarejo, Dusun Pengalangan, Dusun Kemiri, Dusun Tulungrejo, dan Dusun Sanggrahan.
Keterlibatan seluruh dusun menjadi gambaran nyata tingginya partisipasi masyarakat dalam menyemarakkan peringatan kemerdekaan. Masing-masing perwakilan hadir membawa kreativitas dan penampilan yang telah dipersiapkan untuk menyuguhkan tontonan menarik bagi masyarakat.
Sepanjang rute pawai, peserta menampilkan beragam kreasi seni, kostum bernuansa adat, serta koreografi yang menarik perhatian. Setiap penampilan memberikan warna tersendiri dalam rangkaian acara, sekaligus menunjukkan bahwa semangat berkarya dan kebersamaan terus tumbuh di tengah masyarakat desa.

Kegiatan tersebut bukan hanya menjadi ajang unjuk kreativitas, tetapi juga ruang bagi warga untuk membangun kekompakan. Persiapan yang dilakukan bersama-sama, mulai dari menyusun konsep penampilan hingga mengoordinasikan peserta, menjadi bagian dari proses yang memperkuat hubungan sosial antarmasyarakat.
Di tengah perkembangan zaman, kegiatan seperti ini memiliki arti penting dalam menjaga semangat kebudayaan dan kebersamaan. Pawai budaya memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus merawat nilai-nilai gotong royong yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat pedesaan.
Rangkaian pawai budaya dimulai sekitar pukul 15.00 WIB dengan titik awal di Dusun Tulungrejo. Dari lokasi tersebut, iring-iringan peserta bergerak menyusuri rute yang telah ditentukan, melintasi wilayah desa hingga mencapai garis finis di Dusun Segodorejo.
Sepanjang perjalanan, suasana semakin semarak dengan penampilan para peserta dan kehadiran 15 sound horeg yang menjadi salah satu daya tarik utama kegiatan tahun ini. Warga yang berada di sepanjang jalur pawai tampak menyaksikan jalannya acara dengan penuh antusias.

Perpaduan musik, kostum, dan pertunjukan seni menghadirkan suasana perayaan yang meriah. Pawai tersebut menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk berkumpul, menikmati hiburan bersama, sekaligus menyaksikan hasil kreativitas warga dari berbagai dusun.
Bagi peserta, kegiatan ini bukan sekadar mengikuti iring-iringan dari titik awal hingga garis finis. Lebih dari itu, pawai budaya menjadi momentum untuk menunjukkan identitas, kreativitas, dan kekompakan masing-masing kelompok dalam suasana perayaan kemerdekaan.
Sementara bagi masyarakat yang menyaksikan, kegiatan tersebut menjadi hiburan yang dinantikan sekaligus ruang perjumpaan yang mempererat hubungan antarwarga.
Kehadiran masyarakat dari berbagai dusun juga memperlihatkan bahwa peringatan kemerdekaan dapat menjadi perekat sosial. Perbedaan gagasan dan bentuk kreativitas justru menjadi kekayaan yang memperindah jalannya kegiatan, selama tetap berada dalam semangat kebersamaan dan saling menghargai.
Ketua Panitia Pelaksana, Feri Ferdiansyah, mengungkapkan bahwa keberhasilan penyelenggaraan pawai budaya tidak terlepas dari kerja keras seluruh panitia serta partisipasi aktif masyarakat dari setiap dusun.
Menurutnya, keterlibatan berbagai unsur masyarakat menjadi bagian penting dalam menyukseskan kegiatan yang telah dipersiapkan untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan tersebut.

Kerja sama antara panitia dan masyarakat menjadi modal utama agar seluruh rangkaian acara dapat terlaksana dengan baik. Dukungan warga dari tujuh dusun turut memberikan energi tersendiri dalam menghadirkan pawai budaya yang meriah dan melibatkan banyak kalangan.
Partisipasi masyarakat tersebut sekaligus menunjukkan besarnya semangat warga untuk menjaga tradisi kegiatan desa yang mampu mempertemukan berbagai lapisan masyarakat dalam satu momentum kebersamaan.
Pawai budaya menjadi hasil kerja kolektif yang tidak hanya dinilai dari kemeriahan acara, tetapi juga dari keterlibatan masyarakat dalam setiap proses persiapannya.
Sementara itu, Kepala Desa Segodorejo, Sanip, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan masyarakat yang telah mempersiapkan penampilan mereka jauh-jauh hari demi menyukseskan pawai budaya.
Ia mengaku senang melihat antusiasme warga yang begitu tinggi dalam memeriahkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Menurutnya, semangat masyarakat tersebut menjadi gambaran positif tentang kuatnya kebersamaan dan kepedulian warga terhadap kegiatan desa.
“Saya sangat senang melihat antusiasme dari seluruh warga. Mereka menunjukkan apresiasi dan semangat yang luar biasa tinggi untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan ini,” ujar Kades Sanip.
Apresiasi tersebut menjadi bentuk penghargaan terhadap upaya masyarakat yang telah meluangkan waktu, tenaga, dan pikiran untuk mempersiapkan berbagai penampilan. Keterlibatan warga dari tujuh dusun dinilai menjadi salah satu unsur penting yang membuat kegiatan pawai budaya semakin semarak.
Bagi pemerintah desa, kegiatan semacam ini juga menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan antara pemerintah desa dan masyarakat. Kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan kemasyarakatan diharapkan dapat terus terjaga, tidak hanya saat perayaan berlangsung, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.
Sanip berharap, rangkaian kegiatan peringatan kemerdekaan dapat terus menjadi sarana untuk memupuk tali silaturahmi, menjaga persatuan, dan memperkuat rasa kekeluargaan di tengah masyarakat Desa Segodorejo.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung agar seluruh rangkaian acara dapat dinikmati masyarakat dengan nyaman.
“Saya berharap seluruh rangkaian acara pawai budaya ini dapat berjalan dengan lancar, aman, kondusif, dan tertib hingga akhir pelaksanaan,” pungkasnya.
Pawai budaya Desa Segodorejo menjadi gambaran bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Kehadiran 15 sound horeg, kreativitas peserta, serta partisipasi tujuh dusun menjadi bagian dari kemeriahan yang mewarnai perayaan tahun ini.
Namun, di balik kemeriahan tersebut, nilai utama yang ingin dibangun adalah kebersamaan. Peringatan kemerdekaan menjadi momentum bagi masyarakat untuk kembali mempererat hubungan silaturrahmi, menumbuhkan rasa memiliki terhadap desa, dan menjaga semangat gotong royong.
Keterlibatan warga dalam mempersiapkan dan menyukseskan acara juga memperlihatkan bahwa kegiatan desa dapat menjadi ruang positif untuk mengembangkan kreativitas sekaligus memperkuat solidaritas sosial.
Dengan semangat kebersamaan yang ditunjukkan masyarakat, pawai budaya diharapkan tidak berhenti sebagai agenda perayaan tahunan semata. Lebih dari itu, kegiatan ini dapat terus menjadi bagian dari upaya menjaga tradisi, merawat persatuan, dan membangun kehidupan masyarakat desa yang rukun.
Semangat itulah yang mewarnai pawai budaya Desa Segodorejo pada Sabtu sore. Dari Dusun Tulungrejo hingga garis finis di Dusun Segodorejo, seluruh rangkaian kegiatan menjadi panggung kebersamaan yang mempertemukan kreativitas, hiburan rakyat, dan semangat kemerdekaan dalam satu perayaan.
Reporter: Adi














