Warga berharap agar secepatnya jembatan tersebut di perbaiki supaya pada saat panen warga dapat membawa pulang hasil panenya kerumah.
Terpisah Wiji Puguh Hariadi Sekretaris desa setempat membenarkan jika jembatan pengubung desa tersebut patah akibat luapan sungai kalirejo. Meskipun nyaris putus jembatan tersebut masih bisa dilalui dengan jalan kaki, kalau pakai sepeda kuatir ambrol.”Ucapnya.
Menurutnya selain lupaan sungai, kondisi jembatan dengan panjang 24 Meter tersebut sudah saatnya direnovasi, lantaran usia jembatan jembatan sudah 30 tahun, belum pernah ada pemugaran.
“Jembatan penghubung desa ini sejak 1991 di bangun, dan belum pernah ada pemugaran, kalau jembatan itu putus karena memang sudah saatnya di rehab”Tuturnya.31/12/20.
Ia menambahkan selama ini pihaknya hampir setiap tahun mengajukan proposal ke Bupati maupun ke Dinas PU dan penataan ruang Kabupaten Bojonegoro, namun hingga saat ini belum ada tanggapan yang serius dari pemerintah.(BM-Red)















