Lebih dari Sekadar Seremoni, RSUD Ploso dan Smile Train Berhasil Kembalikan 15 Senyum Baru di Awal 2026

  • Bagikan

MMCNEWS.ID | Perayaan ulang tahun biasanya identik dengan pesta dan seremoni. Namun, bagi RSUD Ploso, usia ke-14 adalah momentum untuk “jemput bola” menebar kebaikan.

Mengawali tahun 2026, rumah sakit plat merah kebanggaan masyarakat Jombang ini sukses menggelar aksi kemanusiaan berupa operasi bibir sumbing dan celah langit-langit gratis yang menyentuh hati.

Bekerja sama dengan lembaga internasional Smile Train, kegiatan yang berpusat di Instalasi Bedah Sentral (IBS) ini bukan sekadar agenda medis biasa, melainkan sebuah misi untuk mengembalikan rasa percaya diri bagi mereka yang selama ini terpinggirkan oleh stigma.

Kepercayaan publik terhadap RSUD Ploso rupanya telah melampaui batas wilayah. Meski berlokasi di Jombang, pasien yang datang justru membanjiri dari berbagai sudut Jawa Timur. Tercatat, warga dari Mojokerto, Tuban, Malang, hingga Madiun rela menempuh perjalanan jauh demi mendapatkan layanan ini.

Setelah melalui skrining ketat pada Jumat (9/1/2026), terpilihlah 15 pasien yang dinyatakan layak naik ke meja operasi. Rentang usianya pun mengejutkan.

Pasien Termuda: Bayi mungil berusia 3 bulan.

Pasien Tertua: Dewasa berusia 35 tahun. Ini membuktikan bahwa harapan untuk tersenyum sempurna tidak pernah mengenal batas usia.

Operasi ini tidak main-main. Tim medis dipimpin langsung oleh pakar bedah plastik kenamaan, dr. Yantoko, Sp. BP-RE, bersama tim spesialis dari Smile Train. Mereka bersinergi dengan dokter anestesi dan perawat ahli RSUD Ploso untuk memastikan setiap prosedur berjalan aman dan presisi.

“Kami ingin semangat ‘14 Tahun RSUD Ploso’ benar-benar diwujudkan dalam pelayanan nyata. Bukan sekadar seremoni simbolis, tapi manfaat yang langsung dirasakan masyarakat,” ujar dr. Muhammad Vidya Buana, MH, Direktur RSUD Ploso, dengan nada optimis.

Bagi dr. Vidya, operasi ini adalah investasi masa depan. Bibir sumbing bukan hanya soal estetika, tapi juga menghambat fungsi bicara dan makan. Dengan tindakan medis yang tepat, para pasien—terutama anak-anak—kini memiliki kesempatan untuk tumbuh tanpa bayang-bayang ejekan atau rendah diri.

Kegiatan ini menjadi penutup manis dari rangkaian HUT ke-14 RSUD Ploso. Rumah sakit di wilayah utara Brantas ini kian memantapkan posisinya sebagai institusi yang tidak hanya unggul secara fasilitas, tetapi juga memiliki “hati” yang inklusif dan humanis.

Reporter: Adi

  • Bagikan