MMCNEWS, LAHAT -SUMSEL : Senin 26 Oktober 2026 15 Jumadil Awal 1448 H.
Sumsel : BAZNAS Kabupaten Lahat.

BAZNAS Kabupaten Lahat terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi lintas instansi dalam penguatan pelayanan keumatan.

BAZNAS Kabupaten Lahat menggelar silaturrohim dan koordinasi strategis bersama Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Lahat guna membahas optimasi tata kelola serta potensi pemanfaatan Dana Dam Haji bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Lahat.
Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan ini menjadi langkah awal dalam menyelaraskan tata kelola dana keagamaan dan ibadah haji, agar pemanfaatan daging maupun dana Dam jemaah haji dapat terdistribusi secara akuntabel, tepat sasaran, serta memberikan manfaat luas bagi para mustahik di daerah.
Ketua BAZNAS Kabupaten Lahat, Ustadz Erwin Arsyah, S.Pd.I., M.M., menyampaikan bahwa sinergi bersama Kemenhaj sangat krusial. Dalam perbincangan langsung tersebut, beliau memberikan contoh beberapa daerah di Sumatera Selatan yang telah lebih dahulu berhasil mengimplementasikan kolaborasi serupa, seperti Kabupaten Muara Enim, Ogan Komering Ilir (OKI), dan Ogan Komering Ulu (OKU) Induk.
”Beberapa kabupaten tetangga di Sumsel seperti Muara Enim, OKI, dan OKU Induk sudah berhasil membangun kolaborasi ini. Belajar dari keberhasilan daerah-daerah tersebut, BAZNAS Lahat berinisiatif dalam waktu dekat untuk mengundang rapat koordinasi bersama Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag), Ketua MUI, Ketua Nahdlatul Ulama (NU), Ketua Muhammadiyah, serta pimpinan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Assalam dan Al Fatah. Langkah ini diambil agar kita berada dalam satu pendapat dan satu tujuan demi kemaslahatan jemaah dan masyarakat Lahat,” tegas Ustadz Erwin Arsyah.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Kantor Kementerian Haji Kabupaten Lahat, H. Ujang Jamhari, M.Pd.I, menyambut positif inisiatif serta langkah aktif BAZNAS Kabupaten Lahat. Pihaknya menegaskan pentingnya penyiapan edukasi serta payung hukum yang kuat dalam pengelolaan dana Dam haji bagi para calon jemaah.
”Kami dari pihak Kemenhaj siap mendukung penuh. Ke depan, kita persiapkan langkah sosialisasi secara masif beserta penyampaian dasar hukum yang jelas. Hal ini sangat penting agar jemaah haji Kabupaten Lahat merasa mantap, aman, dan yakin bahwa pelaksanaan serta penyaluran Dam mereka benar-benar sah secara syar’i, transparan, dan tersalurkan tepat sasaran,” ungkap H. Ujang Jamhari.
Melalui sinergi ini, BAZNAS dan Kemenhaj Lahat optimistis dapat merumuskan kesepakatan bersama serta langkah-langkah strategis untuk mewujudkan pelayanan ibadah haji yang makin optimal, transparan, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan umat di Kabupaten Lahat.
Pewarta. MAR














