“Penyidik telah melakukan pemeriksaan TKP, memasang police line, meminta keterangan saksi-saksi, mengumpulkan dokumen medis awal, serta memeriksa pemilik wahana permainan. Saat ini kasus masih dalam proses pendalaman untuk memastikan ada atau tidaknya unsur kelalaian maupun pidana lainnya,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Kerinci, AKBP Arya Tesa Brahmana, S.I.K., menyampaikan duka cita mendalam atas terjadinya musibah tersebut. Ia juga menegaskan pentingnya penerapan standar keamanan dalam setiap wahana permainan anak.
“Kami turut berduka cita atas musibah ini. Kami mengingatkan seluruh pengelola wahana permainan anak agar lebih memperhatikan aspek keselamatan, memastikan kondisi arena benar-benar aman sebelum digunakan maupun setelah ditutup,” tegasnya.
Hingga kini, Polres Kerinci masih terus melakukan pendalaman terhadap kasus ini. Humas Polres Kerinci akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut seiring berjalannya proses penyelidikan.















