Selain itu, para pejabat Bojonegoro yang baru dilantik diminta untuk cepat beradaptasi dengan perubahan serta memiliki semangat kolaborasi dalam membangun tim kerja yang solid.
Pesan paling tegas yang disampaikan Bupati adalah soal pelayanan publik. Ia mengingatkan kembali esensi peran ASN sebagai pelayan masyarakat.
“Kita adalah pelayan masyarakat. Jangan sampai kita meminta dilayani, melainkan kitalah yang harus melayani masyarakat,” ujarnya dengan penekanan.
Pernyataan tersebut menjadi pengingat agar seluruh pejabat benar-benar berorientasi pada pelayanan prima, mendukung program prioritas pembangunan Kabupaten Bojonegoro, serta menghadirkan dampak nyata bagi warga.
Di akhir sambutan, Bupati Bojonegoro menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pejabat yang baru dilantik.
Ia berharap amanah baru tersebut dapat dijalankan dengan profesionalisme dan semangat pengabdian.
Dengan pelantikan ini, roda pemerintahan Kabupaten Bojonegoro diharapkan semakin solid, lincah menghadapi tantangan, serta konsisten mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Penyegaran birokrasi ini menjadi sinyal kuat bahwa Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus bergerak memperkuat tata kelola pemerintahan demi pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan berkualitas. (Pro/Red/Dik)















