Gokil! RSUD Ploso Jombang ‘Guncang’ Hong Kong, Kasus Medis Langka Curi Perhatian Dunia

  • Bagikan
Oplus_131072

MMCNEWS.ID | Siapa bilang rumah sakit daerah cuma jago di kandang? RSUD Ploso, Jombang, baru saja membuktikan bahwa kualitas dokter lokal kita punya kelas dunia.

Tak tanggung-tanggung, dua dokter spesialis mata andalan mereka sukses menembus panggung Asia-Pacific Academy of Ophthalmology (APAO) Congress 2026 di Hong Kong (5–8 Februari 2026).

Dua sosok hebat tersebut adalah dr. Dinda Zhafira, Sp.M., M.Ked.Klin dan dr. H.M. Sjarifudhin, Sp.M., M.MR., M.HKes., CMC. Mereka berdiri sejajar dengan ribuan pakar mata, peneliti, dan akademisi top dari seluruh penjuru Asia-Pasifik.

Yang bikin delegasi dunia melirik adalah materi presentasi ilmiah yang mereka bawa. Judulnya saja sudah bikin penasaran: “From Dengue to Lupus: Lupus Vasculitis Presenting as Acute Visual Loss During Dengue Fever.”

Dalam sesi poster ilmiah, dr. Dinda dan dr. Sjarifudhin menceritakan pengalaman nyata di RSUD Ploso saat menangani pasien yang bikin dahi mengernyit. Begini kronologinya,

Awalnya: Seorang pasien dirawat karena Demam Berdarah (DBD).

Gejala Aneh: Tiba-tiba, penglihatan si pasien hilang mendadak. Analisis Tajam: Banyak yang mungkin mengira ini komplikasi virus DBD biasa. Namun, lewat ketelitian tingkat tinggi, tim dokter RSUD Ploso menemukan “pelaku” aslinya: Vaskulitis Lupus.

Kasus ini menjadi “bintang” di kongres karena mengingatkan para dokter dunia bahwa ketelitian diagnosis adalah kunci. Jangan sampai terkecoh gejala umum!

“Kami ingin menunjukkan bahwa ketajaman diagnosis di RSUD Ploso itu ‘up-to-date’ dengan kemajuan medis modern. Pengalaman klinis dari Jombang ini layak dipelajari dunia,” ujar dr. Dinda dengan bangga.

Oleh-oleh dari Hong Kong: Teknologi Mata Masa Depan

Bukan sekadar presentasi, kedua dokter ini juga “belanja” ilmu. Mereka mendalami berbagai workshop teknologi bedah mata terbaru hingga inovasi terapi modern yang sedang tren di tingkat global.

Warga Jombang dan sekitarnya harus merasakan layanan mata kelas dunia. Ilmu yang didapat di Hong Kong akan langsung dipraktikkan di RSUD Ploso.

Direktur RSUD Ploso tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Menurutnya, keberhasilan menembus seleksi ketat APAO adalah bukti bahwa tenaga medis rumah sakit daerah punya kompetensi yang diakui secara akademis internasional.

Slogan ini bukan sekadar jargon. RSUD Ploso membuktikan bahwa keterbatasan jarak dari ibu kota bukan penghalang untuk bersinar di panggung global.

Prestasi ini diharapkan menjadi pelecut semangat bagi tenaga medis lain di Indonesia bahwa kualitas layanan kesehatan terbaik bisa lahir dari mana saja, termasuk dari sebuah rumah sakit daerah di Jombang.

Reporter: Adi

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan