Tak kalah penting, penguatan ekonomi kreatif keluarga dan pembinaan administrasi PKK berbasis digital terus didorong agar PKK semakin adaptif di era modern.
Cantika pun mengajak seluruh pengurus dan kader PKK untuk terus berinovasi dan responsif terhadap dinamika sosial di masyarakat.
“Pastikan kehadiran PKK benar-benar dirasakan hingga unit terkecil, yaitu keluarga,” pesannya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Bojonegoro, Edi Susanto, menegaskan bahwa PKK memiliki peran strategis dalam mendukung visi pembangunan daerah. Menurutnya, Rakerda menjadi forum penting untuk mengevaluasi sekaligus menyelaraskan program PKK dengan RPJMD Kabupaten Bojonegoro.
“Fokuskan program pada kebutuhan lokal dan 10 Program Pokok PKK, termasuk target nol stunting,” tegas Sekda.
Ia juga mendorong optimalisasi program PKK untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga, sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat melalui pengembangan produk UMKM unggulan.
Pemanfaatan teknologi serta penguatan data berbasis digital dinilai penting agar kebijakan pemerintah lebih tepat sasaran.
Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi lintas sektor, Rakerda PKK 2025 diharapkan menjadi tonggak penguatan peran PKK sebagai gerakan yang adaptif, solutif, dan berkelanjutan, demi terwujudnya keluarga sejahtera dan Bojonegoro yang semakin bahagia, makmur, dan membanggakan. (Pro/Dik/Red)















