Hanya Salam, Tak Ada Jawaban: Sikap Aneh Kapolsek Suyoko Hadapi Bukti Percakapan!

  • Bagikan

BOGOR | MMCNews.id, – Dinding kerahasiaan di Polsek Rumpin kian terasa tebal dan mencurigakan! Kapolsek Rumpin Suyoko beserta Kanit Reskrim Purba sama sekali tak berani membuka suara, padahal ditanya soal kasus krusial yang menyangkut wewenang dan nama baik institusi mereka sendiri!

Insiden ini terjadi Senin (21/07/2026). Awak media mengirim pesan konfirmasi resmi lewat WhatsApp kepada kedua pejabat tersebut, lengkap dengan bukti tangkapan layar percakapan serta keterangan saksi yang sudah terverifikasi.

Namun tanggapan Kapolsek Suyoko sungguh mengecewakan: hanya membalas ucapan salam, lalu diam seribu bahasa! Tak ada satu pun penjelasan soal dugaan solar ilegal, tak ada jawaban soal percakapan WhatsApp yang beredar luas dengan koordinator pengusaha—seolah tak melihat pesan penting itu!

Sikap persis sama ditunjukkan Kanit Reskrim Purba—pejabat yang tugas utamanya memang memverifikasi fakta dan menangani kasus hukum di wilayahnya! Padahal pesan yang dikirim sangat jelas, lengkap, dan langsung menyentuh tugas pokoknya:

 

ISI PESAN KONFIRMASI YANG DIKIRIM:

Assalamualaikum Wr. Wb. Pak Purba

Mohon maaf mengganggu waktunya. Saya Iwan, awak media MMCNews.id.

Bersama ini kami ingin meminta konfirmasi resmi terkait informasi yang kami terima dan bukti percakapan yang ada:

1. Benarkah terjadi dugaan pemerasan senilai Rp 40 Juta terhadap pengusaha solar Tobing dan Yosep di lingkungan Polsek Rumpun pada waktu yang lalu?

2. Benarkah insiden ini diawali oleh kedatangan 5 oknum media (di antaranya berinisial AdL, AD, RK, AGG) yang membawa pekerja secara paksa dengan alasan urusan pribadi?

3. Benarkah Kapolsek Rumpun telah menghubungi Koordinator Lapangan Sigit terkait kabar yang ramai di media?

4. Bagaimana tanggapan Bapak selaku Kanit atas dugaan kerja sama gelap antara oknum kepolisian dan oknum media dalam kasus ini?

Kami lampirkan bukti tangkapan layar percakapan serta keterangan saksi yang kami miliki. Kami berharap Bapak dapat memberikan klarifikasi selambat-lambatnya lusa pukul 16.00 WIB agar berita yang kami tayangkan berimbang dan akurat.

Terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

NAMUN HINGGA BATAS WAKTU YANG DITENTUKAN, TAK ADA SATU PUN BALASAN!

❓ PERTANYAAN KERAS YANG TAK BOLEH DIHINDARI:

✅ Apa yang sebenarnya ditutup-tutupi? Kenapa pimpinan tertinggi dan kepala penyidik sama-sama tak berani menjawab pertanyaan yang sangat jelas dan berbasis bukti?

✅ Apakah kebisuan ini tanda bahwa dugaan pemerasan Rp 40 juta serta kerja sama gelap polisi-media itu benar adanya?

✅ Mengapa bukti percakapan Kapolsek dengan koordinator pengusaha diabaikan begitu saja? Apakah ada hal yang merugikan jika diungkap ke publik?

✅ Di mana transparansi yang dijanjikan? Apakah di Polsek Rumpin hukum dan kebenaran hanya milik mereka yang berkuasa?

Diam bukanlah jawaban! Diam justru makin menguatkan dugaan ada yang disembunyikan! Masyarakat menuntut Kapolres Bogor segera turun tangan, memeriksa sikap tertutup ini, dan memaksa kedua pejabat itu memberikan klarifikasi terbuka tanpa berbelit-belit!

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan