Kodim Bojonegoro Gelar Upacara Hari Bela Negara Tahun 2025

  • Bagikan

“Ketangguhan rakyat Sumatera Utara menjadi bagian dari fondasi berdirinya negara kita,” kata Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam amanatnya.

Dari Sumatera Barat, khususnya Bukittinggi, lahir PDRI, penyelamat Republik dalam masa paling kritis. Ketika ibu kota negara diduduki, justru dari Sumatera Barat-lah pemerintahan Republik tetap hidup. Tanpa keberanian para pemimpin dan rakyat di wilayah ini, sejarah Indonesia akan sangat berbeda, dan peringatan Hari Bela Negara tidak akan memiliki makna seperti hari ini.

“Karena itu, tanpa Aceh, tanpa Sumatera Utara, dan tanpa Sumatera Barat, sejarah bela negara tidak akan lengkap. Mereka bukan hanya bagian dari perjalanan masa lalu, tetapi fondasi yang menegaskan bahwa persatuan adalah kekuatan terbesar bangsa ini,” tambahnya.

Diakhir sambutannya, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, menyampaikan, peringatan Hari Bela Negara diharapkan bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi pengingat bahwa semangat nasionalisme cinta tanah harus diwujudkan dalam tindakan nyata.

“Momentum Hari Bela Negara ke-77 hendaknya menjadi pengingat bahwa cinta tanah air harus kita wujudkan dalam tindakan nyata: hadir dalam membantu sesama yang sedang tertimpa bencana, menjaga ruang digital dari hoaks, memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, dan berkontribusi dalam pembangunan sesuai peran masing-masing,” pungkasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan