Masyarakat Masih Menginginkan Welmy Kalangit Sebagai Camat Maesa.

  • Bagikan
filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: 90; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 8;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo: ;confidence: ;motionLevel: 0;weatherinfo: null;temperature: 38;

Selain itu kata Frans, di bawah arahannya, kantor Kecamatan Maesa kini dinilai lebih ramah pelayanan. Transformasi digital dan kecepatan respons aparat kecamatan terhadap kebutuhan administrasi warga menjadi standar baru yang dirasakan manfaatnya secara langsung.

Kecamatan Maesa, yang dikenal sebagai salah satu pusat keramaian dan ekonomi di Kota Bitung, memiliki tantangan kompleks mulai dari pengelolaan sampah hingga ketertiban umum. Welmy Kalangit dinilai sukses merangkul berbagai elemen dan komunitas lokal.

Program-program pemberdayaan perempuan dan UMKM di tingkat kelurahan juga berjalan aktif, memberikan dampak positif bagi ekonomi keluarga di wilayah tersebut.

Masyarakat berharap agar pemerintah kota di bawah kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bitung, Hengky Honandar – Randito Maringka tetap mempertahankan Welmy Kalangit di posisi Camat Maesa. Pergantian kepemimpinan dikhawatirkan akan memutus momentum program-program yang saat ini sedang berjalan dengan baik.

“Kami butuh sosok yang sudah paham karakteristik wilayah seperti Ibu Welmy. Harapan kami, beliau tetap di sini untuk menuntaskan agenda-agenda pembangunan yang sudah direncanakan,” tambah perwakilan warga lainnya bernama Arjun.

Dukungan ini menjadi bukti bahwa kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan masyarakat akan selalu mendapat tempat di hati rakyat. Kini, publik menanti kebijakan dari pimpinan daerah terkait keberlanjutan kepemimpinan di Kecamatan Maesa,”jelasnya

Kita lihat perjuangan Camat pada waktu itu Terjadi Konflik Kampung Pasartua dan Parto selama 6 tahun Welmy yang mempunyai Tanggung jawab besar untuk turut serta mendamaikan, hingga lupa bahwa Tauran tersebut cukup berbahaya tapi ibu welmy tidak gentar turun ke wilayah konflik, dan cukup alhamdulillah bahwa Camat dapat mengikut sertakan mendamaikan kedua pihak. Ucap Rifay Warga yang berdomisili di lingkungan Lima Pasartua.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan