Polisi Lakukan Olah TKP Tewasnya Pria Misterius, Terserempet Kereta Api di Karangpawitan Garut

  • Bagikan

Olah TKP dan Imbauan Keselamatan

Paska kejadian, petugas gabungan langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada Senin dini hari. Pemeriksaan melibatkan pencatatan posisi korban, pengambilan keterangan saksi, serta pengumpulan bukti di sekitar lokasi.

Dari hasil olah TKP, diketahui bahwa lokasi kecelakaan merupakan jalur rel non-perlintasan resmi yang minim penerangan dan rawan terjadi kecelakaan, terutama pada malam hari. Selain itu, kondisi jembatan yang sempit dan hanya cukup untuk satu jalur kereta api menambah tingkat resiko kecelakaan di area tersebut.

Kapolsek Karangpawitan juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati dan menghindari aktivitas di sekitar jalur kereta api, terutama di kawasan yang tidak dilengkapi dengan fasilitas pengamanan seperti palang pintu atau lampu penerangan.

“Rel kereta api bukan tempat untuk beraktivitas. Jalur rel adalah zona berbahaya yang dilarang untuk dilintasi sembarangan. Keselamatan harus menjadi prioritas,” tegasnya.

Penanganan Jenazah

Saat ini, jenazah korban disemayamkan di kamar jenazah RSUD dr. Slamet Garut. Pihak rumah sakit telah mengambil langkah-langkah standar, termasuk melakukan pemeriksaan medis dan dokumentasi ciri-ciri fisik korban untuk mempercepat proses identifikasi.

Bila dalam beberapa hari ke depan tidak ada pihak keluarga yang mengakui korban, maka langkah selanjutnya akan mengikuti prosedur hukum yang berlaku, termasuk kemungkinan pemakaman dengan status jenazah tak dikenal (Mr. X) sesuai ketentuan.

Insiden ini menjadi pengingat keras tentang pentingnya keselamatan di area sekitar jalur kereta api, serta perlunya peningkatan fasilitas keamanan di jalur-jalur rawan di wilayah Kabupaten Garut. (DK)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan