Lahat – Mmcnews.id :06 Mei 2024
Disinyalir adanya tagihan daya tarif pemakaian listrik diluar tarif normal kepada pelanggan an. Rohmansyah (40 tahun) pemilik kandang peternakan Ayam yang berlokasi di desa penandingan kecamatan pagar gunung kabupaten lahat yang dilakukan Oknum petugas PT PLN inisial (Tak 45 Tahun) pada bulan April -Mei 2024 melambung hingga mencapai sebesar Rp 7 juta 800 ribu rupiah
Menurut Rohmansyah (40 tahun) pemilik Usaha peternakan Kandang ayam tersebut kepada awak media ia sempat merasa kaget setelah adanya tagihan biaya tarif daya listrik diluar dugaan membengkak secara Signifikan di luar tarif normal
Menurut nya sejak bulan Januari hingga Maret 2024 pelanggan tersebut hanya membayar beban dikarenakan tidak ada pemakaian yang seperti sebelum nya sebagai pengusaha ternak ayam mengunakan fasilitas sama seperti peternak lain nya mengunakan mesin Blower dan Lampu untuk penerangan pada tarif normal hanya dikenakan sebesar Rp 1 juta 400 ribu perbulan kecuali ada pemakaian dalam satu bulan bisa mencapai sebesar namun bila sedang tidak ada aktifitas biaya yang dibayar hanya tarif beban dan beberapa lampu sebesar Rp 400 ribu hingga 700 tibu perbulan
Sebagai perbandingan salah satu warga desa yang memiliki usaha Peternakan Kandang ayam yang berlokasi di desa Panandingan Kecamatan Pagar Gunung Kabupaten Lahat tepat bersebelahan dengan nya yakni kepemilikan sdr. Darmawi ditotal sejak bulan Januari hingga Bulan Maret 2024 selama tiga bulan hanya membayar sebesar Rp 5 juta rupiah dari pemakaian sudah berbeda fasilitas dr.Damawi memiliki 6 blower dan aktifitas terus berjalan sejak bulan Januari , februari, hingga maret 2024.dan saat ini untuk tagihan kandang Darmawi mencapai 1244 KWH sedangkan tagihan di kandang saudara M Romansyah mencapai 3815 KWH dengan total biaya 7.855.000.
Sementara pelanggan sdr.Rohmansyah hanya memiliki fasilitas 5 (lima ) Buah Blower dan sejak bulan Januari hingga Maret 2024 tidak melakukan Aktifitas Peternakan dikenakan tagihan biaya tarif bulan April -Mei 2024 sebesar Rp 7 juta 800 ribu















