PT PLN Cabang Lahat Lakukan Tagihan Melebihi Pemakaian Tarif Normal

  • Bagikan
Img 20240506 Wa0020

Selanjut nya sdr.Rohmansyah melapor ke Kantor PT.PLN Cabang lahat apa yang telah terjadi pada Tagihan tarif Listrik milik nya yang telah dilakukan oleh sdr Takdir selaku petugas lapangan kepada hingga membengkak mencapai sebesar Rp 7 juta 800 Ribu, namun laporan nya sempat tidak di gubris malah selang beberapa hari kemudian dirinya dihubungi kembali oleh sdr.Takdir agar membayar tarif sebesar Rp 6 juta 100 rb dan berubah lagi menjadi Rp 6 juta 400 rb ,dan pembayaran bisa di cicil ujar sdr.Rohmansyahenirukan Perkataan Sdr.Takdir.

Ia pun sempat bingung atas ulah sdr. Takdir yang menjelaskan tagihan ber ubah ubah dalam satu hari sampai tiga kali berubah jumlah tarif tagihan kepada nya , hingga timbul pertanyaan apakah Sdr Takdir punya niat untuk mencari keuntungan baik secara pribadi atau bekerjasama dengan Oknum lain nya sehingga dalam melakukan tugas dilapangan dan Laporan pada Kantor PT.PLN cabang lahat berbeda dengan rincian yang tidak pailid

Akhirnya timbul debat perselisihan antara Pelanggan dengan pihak PT.PLN Cabang Lahat dikarena tidak menemukan titik terang selanjut nya Pelanggang bersama pihak pimpinan PT. PLN cabang lahat melalui Manager PLN ULP Lembayung Luri Sandra diwakili oleh Rizki Putra selaku tim leader transaksi energi dibantu dua orang tim Tehknis serta sdr Takdir selaku petugas lapangan sebagai koordinator Beller PLN cabang Lahat

Saat dilakukan Cros Cek kondisi KWH yang ada dilokasi masih tetap normal namun benar bila dilakukan perbandingan pemakaian secara fisik lebih besar kepemilikan sdr.Darmawi tetangga nya dengan pemakaian tarif sdr.Rohmansyah seharus nya biaya tarif milik sdr Romasyah lebih kecil namun kenapa jauh lebih besar dari kemilikan Sdr.Darmawi hal ini menjadi patut menjadi Bahan evaluasi oleh Pimpinan pusat terhadap kinerja PT.PLN cabang lahat yang di duga telah merugikan dan meresahkan kan para pelanggan dan tidak menutup kemungkinan hal ini terjadi kepada pelanggan lain nya

Yang mana seperti biasa nya disampaikan sdr Rohman membayar tagihan sebelum nya tarif normal sebesar Rp 1 juta 400 hingga Rp 1 juta 700 ribu
Namun pada bulan berikut nya April -mei 2024 terjadi pembengkakan yanng luar biasa Signifikan hingga mencapai Rp 7 juta 800 ribu perbulan

Saat dikonfirmasikan kepada Manager PT.PLN ULP lembayung Ludi Sandra beberapa kali di hubungi dan di Chat melalui Wa nya tidak memberikan hak Jawaban Klarifikasi atas dugaan adanya ulah sdr.Takdir hingga tarif Pelanggan membengkak dari tarif normal Rp 1 juta 400 ribu rupiah /bulan hingga mencapai Rp 7 juta 800 ribu rupiah /Bulan , hingga berita ini diturunkan (Reporter M.Umar)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan