Target audiensnya juga menyasar kalangan yang berbeda, dari level eksekutif hingga lembaga pemerintahan dan pendanaan. Proyek kolaborasi maupun perizinan akan selangkah lebih mudah bila brand sudah dikenal di level tersebut. Program dari bank atau dari pemerintah bisa menjadi peluang untuk mengembangkan bisnis lebih besar lagi.
Viral tapi penjualan kurang, bagaikan sayur tanpa garam. Menyegarkan tapi hambar.
Felicia juga membagi insight agar strategi branding in line dengan penjualan.
“Tahun 2022 ini tahunnya social commerce,” tukas Felicia.
Tiap social media menyediakan fitur tombol belanja langsung, baik di platform-nya maupun yang dihubungkan dengan e-commerce. Marketers bahkan bisa menelusuri efektifitasnya dengan CPAS. Live shopping makin digemari hingga punya beragam fitur baru, misalnya sistem lelang. Ada juga fasilitas pasang iklan ke influencer dan terhubung ke penjualan yang berkomisi (affiliate).
Tak ada resep sukses yang sama untuk setiap brand. Lebih dari 100 brand yang pernah ditangani FULLSTOP berhasil dengan pendekatan yang berbeda sesuai karakternya masing-masing. Namun ada hal yang selalu dilakukan FULLSTOP selama 10 tahun ini yakni percaya pada setiap potensi brand. Produk barang atau jasa asal Jawa Timur yang selama ini ditangani FULLSTOP tak kalah berkualitas dibanding produk brand yang sudah tenar di level nasional bahkan internasional.
Ketika percaya dan bisa melihat potensinya, dari situ creative agency berangkat untuk membuatnya terus naik level. Indikator skala nasional adalah produknya dikenal, dibagikan rekomendasinya dan dibeli tak lagi terpusat dari kota asal.
“10 tahun FULLSTOP naikkan level brand ke nasional, 10 tahun berikutnya ke level internasional. Targetnya 100 brand go internasional,” ungkap Felicia bersemangat.
Dengan kantor baru berlantai tiga yang lebih luas dan lega, FULLSTOP berharap pekerja kreatif di bawah naungannya akan semakin produktif dan passionate untuk berkarir secara profesional di dunia kreatif.
“Semoga lebih banyak generasi muda kreatif yang mau sungguh-sungguh berkarir di Dunia Kreatif untuk memajukan perekonomian Indonesia”, pungkasnya. (503m)















