Bojonegoro | mmcnews.id – Proyek Tembok Penahan Tanah (TPT) yang berlokasi di dusun peting, desa Sambongrejo kecamatan Sumberrejo, kab bojonegoro, Jawa Timur, kerap menelan korban Pasalnya di sepanjang lokasi proyek banyak tumpukan matrial bekas galian tanah yang memenuhi badan jalan Poros desa tersebut, dan tidak di pasang rambu rambu lalu lintas, untuk menghindari laka lantas.
Akibat Adanya tumpukan matreal bekas galian proyek yang memenuhi badan jalan, Beberapa pengendara yang melintas di ruas tersebut kerap terjatuh, hal ini di keluhkan oleh warga setempat dengan adanya pekerjaan proyek siluman ini.(29/12/25)
Herman Salah satu pengendara motor yang kesal lantaran beberapa kali melewati ruas tersebut hampir jatuh mengatakan, “Seharusnya di sepanjang jalan yang terdampak proyek supaya di pasang rambu rambu, supaya pengguna jalan lebih berhati – hati, bukan sebaliknya sengaja di pasang palang / bambu yang di taruh di atas jalan, untuk menutup jalan,” kata herman.
Sementara terkait proyek tersebut Saiful yang diketahui sebagai konsultan pengawas di hubungi media ini dengan nada tinggi dan angkuh mengaku jika dirinya juga media.
“saya juga dari media mas tidak urusan proyek ini di kerjakan pak burhan” ucap saiful singkat.
Mendapat keluhan dari pengguna jalan, bukanya evaluasi dan berbenah, Saiful yang diketahui sebagai konsultan pengawas, malah mengabaikan dengan sikap angkuhnya Ngaku media dan diduga tidak menanggapi keluhan penggunan jalan maupun warga setempat.















