Luar Biasa! Anggaran Makan Minum + ATK Kec. Kemang Capai Hampir Rp10 Juta Per Hari – Warga Berjuang Hindari Lapar, Pemerintah Malah Boros!

  • Bagikan

Kab. Bogor | MMCNews.id, – Data anggaran Kecamatan Kemang tahun 2025 yang meledak di publik membuat seluruh warga terpana, kesal, dan bahkan menangis! Anggaran “Makanan dan Minuman Rapat/Lapangan” mencapai Rp1.298.392.000 dan “Alat/Bahan Cetak, Kertas & Bahan Komputer” (ATK) mencapai Rp1.021.841.739 – total lebih dari Rp2,3 MILYAR dalam setahun, atau HAMPIR Rp10 JUTA PER HARI! Angka ini sungguh miris di saat sebagian besar masyarakat Kecamatan Kemang berjuang sehari-hari hanya untuk mencukupi makan tiga kali sehari, bahkan ada yang harus menahan lapar demi biaya sekolah anak atau obat orang tua!

Jika dihitung secara kasar:

• Rp3,5 juta per hari hanya untuk makan minum rapat atau lapangan.

• Rp2,8 juta per hari hanya untuk alat tulis dan bahan kantor.

• Total Rp6,3 juta per hari untuk kedua kategori tersebut – dan jika ditambah dengan beberapa belanja kantor lain, angka ini bisa mencapai hampir Rp10 juta per hari!

“Saya sebagai pekerja harian hanya bisa dapat upah Rp50 ribu per hari, terkadang tidak ada kerja sama sekali. Anak saya sering nangis karena tidak bisa makan dengan cukup, tapi pemerintah kecamatan malah menghabiskan hampir Rp10 juta setiap hari buat makan dan alat tulis kantor! Ini bukan hanya tidak adil, tapi benar-benar menyakitkan hati!” teriak Hadi  (45), warga kemang. 

Banyak warga lainnya mengaku seringkali harus mengenyangkan perut dengan makanan murah seperti bubur atau mie instan karena uang tidak cukup. Ada juga yang harus meminjam uang hanya untuk membeli beras dan lauk pokok. Sementara itu, uang rakyat yang seharusnya digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat – seperti membangun posyandu, memperbaiki jalan rusak, atau memberikan bantuan pangan bagi keluarga miskin – justru dialokasikan secara boros untuk kebutuhan kantor yang tidak jelas!

Perbandingan yang lebih menyakitkan:

• Angka Rp10 juta per hari untuk belanja kantor dan makan minum setara dengan biaya makan sebulan penuh bagi 50 keluarga miskin di Kecamatan Kemang.

• Anggaran makan minum saja (Rp1,29 milyar) bisa digunakan untuk memberikan bantuan pangan kepada 1.000 keluarga selama setahun penuh.

• Anggaran ATK (Rp1,02 milyar) bisa digunakan untuk membeli buku tulis dan alat sekolah bagi 5.000 anak siswa miskin!

“Berapa banyak rapat yang harus digelar hingga butuh Rp3,5 juta makan minum setiap hari? Apakah mereka makan dengan hidangan mewah yang tidak pernah kita lihat sebagai rakyat kecil? Dan berapa banyak pulpen dan kertas yang bisa dibeli dengan Rp2,8 juta per hari? Ini jelas ada sesuatu yang sangat salah – apakah mereka benar-benar tidak melihat penderitaan rakyat di sekitar mereka?” ucap seorang ibu rumah tangga, S (inisial) yang harus menghemat makan agar anak-anaknya bisa makan cukup. 21 Desember 2025.

Hingga saat berita ini diterbitkan, pihak Kecamatan Kemang dan Pemerintah Kabupaten Bogor masih belum memberikan tanggapan apapun. Masyarakat akan terus berjuang dan mengawasi agar setiap rupiah uang rakyat digunakan untuk hal yang benar-benar bermanfaat bagi mereka yang paling membutuhkan!

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan