Kapolres Bojonegoro Ajak Media Tangkal Berita Hoaks

  • Bagikan

BOJONEGORO – Setelah Resmi Memegang Tongkat Komando, Kapolres Bojonegoro AKBP Yenni Diarti S.I.K, M.H, dengan Didampingi Kasi Humas, Kasat Reskrim, Kasat Intel, Kasat Lantas dan Jajaran PJU Polres Bojonegoro, Menggelar Acara “PIRAMIDA” Ngopi Bareng Awak Media dari Berbagai Organisasi Jurnalis dan Perusahaan Pers, bertempat di Warung Pinggir Nggawan, Bojonegoro, Jawa Timur. Kamis (06/08/2026).

Dalam sambutannya, Kapolres Bojonegoro AKBP Yenni Diarti mengatakan, Dirinya merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 2005. Selain itu Kapolres menyampaikan apresiasi kepada seluruh awak media atas dukungan yang diberikan sejak dirinya mulai bertugas di Bojonegoro

.Menurutnya, hubungan yang harmonis antara kepolisian dan pers menjadi modal penting untuk menjaga kepercayaan publik.

Ia menegaskan bahwa perkembangan situasi sosial yang begitu dinamis membutuhkan komunikasi yang baik antara Polri dan media. Masukan, kritik yang membangun, serta informasi dari para jurnalis dinilai menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Kapolres juga mengajak seluruh insan pers untuk terus menghadirkan informasi yang akurat, edukatif, dan mampu menangkal penyebaran hoaks yang berpotensi memecah persatuan masyarakat.

“Media memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Sinergi yang baik akan membantu menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang tetap kondusif serta mendukung pembangunan daerah,” ujarnya.

Masih di tempat yang sama, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bojonegoro, Sasmito Anggoro, S.H., menyampaikan sambutan mewakili organisasi pers yang hadir. Ia menegaskan pentingnya menjaga profesionalisme jurnalistik melalui pemberitaan yang berimbang, faktual, dan sesuai kode etik.

Menurutnya, komunikasi yang terbuka antara media dan kepolisian menjadi langkah efektif dalam menghindari kesalahpahaman sekaligus memperkuat penyampaian informasi kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Sasmito juga menyoroti tingginya angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Bojonegoro. Ia berharap media bersama kepolisian dapat memperkuat edukasi keselamatan berlalu lintas sehingga mampu meningkatkan kesadaran masyarakat.

Sementara itu sebelum mengakhiri kegiatan, AKBP Yenni Diarti di hadapan awak media menekankan pentingnya penguatan strategi komunikasi publik di era digital. Ia membuka ruang kolaborasi bagi insan pers untuk memberikan masukan dalam pengembangan konten edukasi melalui berbagai platform media sosial Polres Bojonegoro, termasuk TikTok dan Instagram, agar pesan-pesan kamtibmas lebih mudah diterima masyarakat.

Kapolres juga mengimbau agar koordinasi pemberitaan terkait kegiatan kepolisian dilakukan melalui Seksi Humas Polres Bojonegoro sebagai pusat informasi, dengan tetap menghormati independensi serta kebijakan editorial masing-masing media.

Kegiatan tersebut upaya Polres Bojonegoro menjaga komitmen membangun komunikasi yang terbuka dengan insan pers. (Red/Dik).

  • Bagikan