Bogor | MMCNews.id — Laporan pengaduan dugaan tindak pidana korupsi yang mengguncang Pemerintah Kabupaten Bogor telah resmi diterima dan didaftarkan Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor.
Bukti tanda terima nomor 010/S.DUMAS/DPP-1CC1/VIII/2026 tertanggal 3 Agustus 2026, diserahkan langsung pada 4 Agustus 2026 di Kejari Kabupaten Bogor.

📋 RINCIAN DUGAAN PENYIMPANGAN YANG DILAPORKAN
Sesuai laporan yang diserahkan, dugaan korupsi mencakup:
Dugaan manipulasi dokumen dan/atau proses terkait Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang diduga melibatkan PT. Persada Solusi Concrete serta Kepala Laboratorium Dinas PUPR Kabupaten Bogor.
Dugaan ini mengarah langsung pada pengerjaan proyek jalan beton dan pengelolaan laboratorium pengujian bahan bangunan — dua hal yang saling berkaitan erat. Jika dokumen TKDN dimanipulasi, berarti kualitas, harga, dan asal material proyek jalan di Kabupaten Bogor bisa saja tidak sesuai janji dan ketentuan hukum.
🗣️ KETERANGAN KARISMA HARIANJA — HUMAS DPP ICCI
Karisma Harianja, selaku Humas Dewan Pimpinan Pusat ICCI — pihak yang melaporkan — menyampaikan pernyataan tegas:
“Laporan ini baru permulaan. Kami memiliki data lengkap bahwa terjadi dugaan manipulasi dokumen dan proses TKDN yang melibatkan PT. Persada Solusi Concrete serta Kepala Laboratorium PUPR Kabupaten Bogor. Ini bukan sekadar kesalahan administrasi, melainkan dugaan rekayasa yang merugikan keuangan negara.”
“Kami serahkan semua bukti kepada Kejari untuk diteliti secara mendalam. Jika dibutuhkan data tambahan, ICCI siap menyerahkan dokumen pendukung lainnya. Dan sekali lagi — ini baru awal.”
⚠️ FAKTA YANG MENGHANTAM
– PT. Persada Solusi Concrete — diduga terlibat dalam pemasokan material untuk proyek jalan Kabupaten Bogor
– Kepala Laboratorium PUPR Kabupaten Bogor — pihak yang seharusnya menguji kualitas material, kini ikut disorot
– Dugaan manipulasi dokumen TKDN = kemungkinan besar harga yang dibayar pemerintah lebih mahal dari seharusnya, atau material yang dipakai tidak memenuhi syarat mutlak
– Laporan datang hanya beberapa hari setelah kasus korupsi RSUD Parung senilai Rp 9,1 miliar meletup — gelombang pengaduan terhadap Pemkab Bogor kian membesar
📌 PERTANYAAN PUBLIK YANG TUNGGU JAWABAN
– Siapa nama lengkap Kepala Laboratorium PUPR Kabupaten Bogor yang diduga terlibat?
– Berapa nilai proyek yang dikerjakan PT. Persada Solusi Concrete di Kabupaten Bogor?
– Berapa kerugian negara yang diduga akibat manipulasi dokumen TKDN ini?
– Apakah ada pejabat lain di lingkungan PUPR Kabupaten Bogor yang ikut terlibat?
Sampai berita ini dimuat, belum ada tanggapan resmi dari Kejari Kabupaten Bogor, PT. Persada Solusi Concrete, maupun Dinas PUPR Kabupaten Bogor. Awak media akan terus menggali nama-nama pihak dan nilai kerugian negara yang diduga.















