MMCNEWS.ID | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Jombang diwarnai insiden mengejutkan. Puluhan siswa SMPN Kabuh diduga mengalami keracunan massal setelah menikmati hidangan dengan menu utama udang yang dibagikan pada Rabu (2/9).
Keluhan kesehatan tersebut mulai dirasakan para pelajar keesokan paginya, Kamis (3/9).
Kepala SMPN Kabuh, Suprihadiono, mengungkapkan bahwa pihaknya langsung menerima rentetan laporan dari para siswa yang mengeluhkan gangguan pencernaan setibanya di sekolah.
“Belum dihitung nanti jumlahnya, ada 50-an paling enggak,” ujar Suprihadiono saat dikonfirmasi, Kamis (3/9).
Meski puluhan anak terdampak, gejala yang muncul terbilang spesifik. Para siswa dilaporkan mengalami diare atau mencret tanpa disertai keluhan mual maupun muntah.
“Mungkin hanya diare-diare. Diare mencret,” imbuhnya.
Menanggapi situasi darurat ini, pihak sekolah bergerak cepat dengan melarikan para siswa yang sakit ke Puskesmas Kabuh agar segera mendapat tindakan medis. Koordinasi intensif juga langsung dilakukan bersama SPPG Mangonan selaku pihak penyedia katering MBG untuk SMPN Kabuh.
“Sudah ditangani sama SPPG. Dihubungi klinik-klinik, dibawa ke puskesmas, koordinasi dengan puskesmas,” jelas Suprihadiono.
Kendati waktu kemunculan gejala mengarah pada makanan program bergizi tersebut, pihak sekolah memilih untuk tetap berhati-hati dan belum bisa memastikan secara mutlak penyebab pasti insiden ini.
Pendataan menyeluruh masih terus berjalan sambil menunggu hasil penanganan medis lebih lanjut.
Di tengah situasi penanganan korban yang sedang berlangsung, roda distribusi program MBG di sekolah tersebut tetap berjalan. Hingga Kamis siang menjelang pukul 11.00 WIB, pengiriman jatah makan berikutnya dilaporkan masih dalam perjalanan menuju sekolah.
“Belum datang, ini mau datang, masih di jalan,” pungkasnya.
Reporter: Adi

















