Terima KTA NU Seumur Hidup, Presiden Prabowo: Wah, Luar Biasa Ini!

  • Bagikan
Oplus_131072

MMCNEWS.ID | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto resmi bergabung menjadi bagian dari keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU). Secara simbolis, Presiden menerima Kartu Tanda Anggota (KTA) NU dalam acara penutupan Muktamar ke-35 NU yang berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Senin (31/8/2026).

Pemberian KTA ini terasa kian istimewa karena di dalamnya tertera status keanggotaan istimewa untuk orang nomor satu di Indonesia tersebut.
“Wah ini tertulis anggota seumur hidup, luar biasa ini,” ujar Prabowo dengan penuh antusias saat menggenggam kartu tersebut di atas panggung.

Penerimaan KTA ini sekaligus menepati janji Prabowo saat menghadiri pembukaan muktamar beberapa hari sebelumnya. Kala itu, ia berseloroh kepada Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) bahwa dirinya sudah lama menginginkan kartu anggota NU dan berjanji akan kembali hadir pada penutupan jika permintaannya dikabulkan.

“Kalau ada kartu anggota, saya akan datang lagi tanggal 31,” tegas Prabowo kala itu, yang diwujudkannya dengan kembali terbang ke Tambakberas pada hari penutupan.

Dalam pidato penutupannya, Presiden Prabowo menyampaikan kekagumannya terhadap jalannya Muktamar ke-35 NU. Ia memuji kematangan berorganisasi NU yang mampu menggelar forum permusyawaratan tertinggi dengan suasana guyub, rukun, dan penuh rasa kekeluargaan.

“NU memberi contoh kepada seluruh bangsa, bagaimana suatu organisasi yang anggotanya puluhan juta, pesantrennya ribuan, kiai-nya puluhan ribu, tapi bisa melaksanakan muktamar dengan sukses, dengan damai, dengan rukun,” puji Prabowo.

Tak lupa, Prabowo menggarisbawahi pentingnya sinergi yang makin kuat antara pemerintah dan NU. Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk bekerja sama dengan seluruh elemen bangsa demi mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Menutup arahannya, Presiden memberikan ucapan selamat kepada jajaran pimpinan PBNU yang baru terpilih dan berharap kontribusi NU bagi persatuan serta kemajuan bangsa terus membumbung tinggi. “Negara, bangsa, dan umat menunggu darma bakti Nahdlatul Ulama di hari-hari, bulan-bulan, dan tahun-tahun yang akan datang,” pungkasnya.

Reporter: Adi

  • Bagikan