Bojonegoro – Kepolisian Resort Bojonegoro Polres Bojonegoro menggelar Press Release atas capaian kinerja sepanjang tahun 2024. Kegiatan berlangsung dihadiri Kapolres Bojonegoro AKBP Mario Priahatinto jajaran Forkopimda yaitu PJ. Bupati Adriyanto, Ketua DPRD Bojonegoro Abdulloh Umar, Kepala Pengadilan Negeri Wisnu Widiastuti, Jajaran PJU Polres Bojonegoro, Ketua MUI KH Alamul Huda Mansyur, Ketua BKP Wahyu Subagdiyono, dan Unsur Toga FKUB, PC Nahdlatul Ulama Drs Syaifudin Idris, PD Muhammadiyah Suwito, serta awak media bertempat di gedung AP I Rawi Polres Bojonegoro Jl. MH Thamrin Bojonegoro Jawa Timur. Selasa (31/12/2024).
Kapolres Bojonegoro AKBP Mario Prahatinto dalam laporannya mengatakan, terkait pelayanan matur pak Kapolres dan layanan call center 110.
Kapolres menyebutkan bahwa layanan call center 110 langsung terhubung ke Mabes Polri dan diteruskan ke satuan Polisi terdekat.
“Misalnya telponya dari Bojonegoro itu akan terhubung ke Mabes Polri dan diteruskan ke Polres untuk di tindak lanjuti,” sebutnya.
Lebih lanjut Kapolres menjelaskan ada beberapa program yaitu Matur Pak Kapolres melalui layanan WA (Whatsapp. Yang mana WA tersebut di pegang langsung oleh Kapolres dan langsung akan ditindaklanjuti.
Selain itu Kapolres memaparkan kegiatan di 2024 adalah Harkamtibmas yang dilakukan antara lain Jum’at curhat, Cangkrukan Kamtibmas, Sambang Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat serta Piramida atau ngopi bareng awak media.
Selain itu Kapolres menuturkan adanya kegiatan Coling System khususnya pada tahapan Pilkada serentak tahun 2024.
“Polres Bojonegoro melakukan Patroli, Cangkrukan Kamtibmas, BKP dan Para Da’i Kamtibmas, yang bertujuan bersama sama menciptakan suasana kondusif,” tuturnya.
Untuk kegiatan kepolisian, Polres Bojonegoro ada program sapa pagi, siang dan sore yang mana pihaknya menerjunkan anggota mulai dari pukul 06:30 mulai dari yang pakai seragam dan Intel, serta anggota Reskrim.
Kemudian lanjut Kapolres, pihaknya setiap Jum’at menyediakan nasi bungkus gratis di depan Mapolres.
Kapolres menegaskan dalam mengimplementasikan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam mendukung ketahanan pangan salah satunya dengan pemeliharaan ayam petelur di setiap Polsek yang nantinya telur itu akan dikumpulkan dan dibagikan ke warga di Polsek terdekat.
Kapolres mengungkapkan, pihaknya berhasil menjalankan atensi presiden salah satunya terkait kasus TPPO (Tindak Pidana Perdagangan Orang). Ia menyebut Polres Bojonegoro berhasil menangkap satu orang tersangka.
“Modus yang digunakan memberangkatkan imigran secara ilegal. Pada kasus perdagangan orang ada dua korban,” ungkapnya.
Lanjutnya, Polres Bojonegoro juga berhasil mengungkap kasus kejahatan perempuan dan anak. Dalam laporannya menyebutkan Tahun 2024 Jumlah Kejahatan Perempuan dan Anak sebanyak 50 perkara, sedangkan pada tahun 2023 sebanyak 58 Perkara, jadi terdapat tren penuruan sebanyak 8 Perkara (13,79 %).
Upaya penyelesaian perkara perempuan dan anak ada masih berproses, karena penanganan terhadap perempuan dan anak memiliki penanganan khusus. Polri memberikan pendampingan psikologis terlebih dahulu baik perempuan maupun anak dan adanya mekanisme diversi untuk anak penyelesaian perkara
“Selain kasus PPA jajaran Resnarkoba juga berhasil mengungkap kasus narkoba dengan jumlah tersangka 69 orang, yakni 44 orang pengedar dan 25 orang pemakai. Barang bukti yang berhasil diamankan berupa Sabu 102,68 gr, Daftar g 9349 butir, Ekstasi 9,4 butir dan Karnophen 1223 butir.
Disebutkan juga, jajaranya berhasil mengungkap kasus atas meninggalnya warga Bojonegoro di dua tempat salah satunya di Kecamatan Kanor yang dalam laporan awal akibat kecelakaan. Berkat koordinasi dan penyelidikan mendalam dengan identifikasi luka korban akhirnya terungkap bahwa itu adalah korban pengeroyokan dengan modus melempar batu ke arah korban saat berkendara lantas jatuh ke parit.
“Kami memohon dukungan doa dan pengawasan agar komitmen dalam melayani dapat kami pegang teguh. Sehingga Polri dapat betul betul mampu melaksanakan tugasnya menjadi pelayan setia masyarakat sebagaimana transformasi menuju Polri yang Presisi,” ucap Kapolres.
“Kepada seluruh masyarakat Bojonegoro atas nama keluarga besar dari lubuk hati yang paling dalam mohon maaf, apabila masih terdapat pelaksanaan tugas yang belum memenui harapan masyarakat,” pungkas Kapolres menambahkan. (Red/Dik).















