MMCNEWS.ID | Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jombang membuktikan komitmennya dalam memberikan pelayanan prima bagi masyarakat. Tak butuh waktu lama bagi Dishub menyulap jalur yang selama ini dijuluki “jalur horor” antara Dusun Penampan (Desa Kedungpapar, Sumobito) hingga Dusun Betek Utara (Desa Betek, Mojoagung) menjadi terang benderang kembali.
Langkah ini diambil setelah adanya laporan mengenai kondisi memprihatinkan di kawasan tersebut. Dari total 44 titik Penerangan Jalan Umum (PJU) yang terpasang, awalnya. hanya 4 lampu yang menyala,
Namun. Kini hanya menyisakan kenangan kegelapan yang membahayakan pengguna jalan saat malam hari.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jombang, Sugianto menegaskan bahwa pihaknya tidak main-main dalam menuntaskan persoalan infrastruktur jalan, termasuk lampu lalu lintas (traffic light) dan PJU di kawasan strategis seperti, mulai dari perempatan lampu merah Ringroad Mojoagung, sampai Sumobito.
Berdasarkan hasil penyisiran tim teknis di sepanjang Jalan Raya Betek-Sumobito hingga area App. Volma, ditemukan kendala utama pada sistem kelistrikan.
“Jaringan PJU memang banyak yang putus, tapi tim sudah bergerak cepat melakukan pembenahan secara menyeluruh. Saat ini, kami pastikan semua lampu sudah menyala kembali,” tegas Sugianto, Senin (27/04).

Aksi “gercep” ini merupakan bentuk nyata kehadiran Pemerintah dalam memberikan rasa aman bagi warga. Jalur yang semula mencekam kini sudah jauh lebih layak dan aman untuk dilintasi.
Meski tim rutin melakukan pemeliharaan, Sugianto mengakui adanya keterbatasan personil untuk memantau ribuan titik PJU di seluruh pelosok Kabupaten Jombang secara langsung. Oleh karena itu, ia mengapresiasi laporan cepat dari masyarakat yang membantu petugas memetakan wilayah mana saja yang membutuhkan penanganan mendesak.
Kini, warga yang melintas di jalur Penampan-Betek sampai Ringroad Mojoagung tidak perlu lagi merasa was-was. Langkah cepat Dishub ini diharapkan dapat menekan angka kecelakaan dan tindak kriminalitas, sekaligus meningkatkan kenyamanan berkendara di wilayah Jombang.
Selain itu, pihak Dinas Perhubungan mengajak masyarakat untuk berperan aktif. Jika warga menemukan adanya PJU yang mati atau fasilitas perhubungan yang rusak, diharapkan segera melapor agar tindakan perbaikan bisa segera dilakukan.
Reporter: Adi















