GEMPAR! Kapolsek: “SAYA TAU TUJUANNYA!” RW Akui Bagi Rp 12 Juta, Candra Minta No Rekening!

  • Bagikan

DEPOK | MMCNews.id, – Sungguh di luar akal sehat! Skandal kolusi dan dugaan korupsi terungkap bukti di wilayah Polsek Tajurhalang, Depok. Hukum seolah mati suri, negara dirampok, dan aparat justru diduga menjadi “pelindung” kejahatan!

KATA-KATA MISTERIUS KAPOLSEK: “SAYA TAU MAKSUDNYA APA!”

Saat awak media mencoba mengkonfirmasi langsung terkait tempat hiburan yang beroperasi tak jauh dari kantornya, Kapolsek Tajurhalang menjawab dengan kalimat yang penuh teka-teki namun seolah mengakui segalanya:

“Oh saya tahu… nanti ketemuan saja. SAYA TAU MAKSUDNYA APA,” ucapnya singkat.

APA MAKSUDNYA?

Apakah beliau tahu bahwa di sana terjadi pencurian? Atau beliau tahu bahwa uang sudah berputar dan dibagi-bagi? Kenapa tidak ditindak jika memang sudah tahu?

BOMBASTIS! Candra & RW TAK MEMBANTAH! Uang Rp 12 Juta Dibagi ke Polisi & Pejabat

Fakta semakin terbuka setelah konfirmasi kepada Candra, penanggung jawab kegiatan hiburan malam tersebut. Saat ditanya soal anggaran Rp 12 Juta yang disebut Ketua RW untuk dibagikan ke Polsek, Koramil, Camat, sampai Ormas, jawabannya mengejutkan:

DIA TIDAK MEMBANTAH!

Sebelumnya, Ketua RW dengan santai mengaku:

“Saya terima Rp 12 Juta, itu dibagi untuk koordinasi ke semua pihak.”

INI BUKAN KOORDINASI! INI UANG TUTUP MATA!

Harga Rp 12 Juta untuk membiarkan negara dicuri dan hukum dilanggar!

⚠️ SANGAT MENCURIGAKAN! Candra Minta Nomor Rekening Wartawan!

Di akhir pembicaraan, terjadi hal yang sangat aneh dan mencurigakan. Saat konfirmasi sedang berlangsung, tiba-tiba Candra meminta nomor rekening awak media!

“Bang, kirim nomor rekeningnya dong, untuk ganti bensin abang,” ucap Candra secara spontan.

Permintaan yang keluar begitu saja ini sontak membuat situasi semakin panas. Seolah-olah ada niat untuk mentransfer sejumlah uang demi “melunasi” pemberitaan atau menutup mulut wartawan!

SPONTAN DITOLAK MENTAH-MENTAH!

Wartawan dengan tegas menolak permintaan tersebut. Ini membuktikan bahwa jurnalisme tidak bisa dibeli, dan bukti kejahatan harus diungkap!

DALIH PLN BOLONG! “Izin ke Rudiansyah”, Tapi Kenapa Kabel Liar Tanpa Meteran?

Mereka mencoba beralasan bahwa pemasangan listrik sudah izin PLN melalui orang bernama Rudiansyah dari P2TL.

TAPI FAKTA DI LAPANGAN JELAS MEMBERIKAN BANTAHAN!

Lihat saja! Kabel-kabel besar menjuntai liar langsung nyantol ke tiang utama negara. TANPA METERAN, TANPA SEGEL, TANPA BUKTI PEMBAYARAN RESMI!

Ini murni pencurian! Dan lokasinya cuma 100 METER dari kantor Polsek!

MENDESAK! BONGKAR JARINGAN INI SEKARANG!

Ini bukan lagi sekadar pelanggaran, ini adalah KONSPIRASI BESAR yang merugikan negara!

Kami mendesak Kapolres Depok dan Pimpinan PLN segera turun tangan!

SIAPA YANG DAPAT DUIT? SIAPA YANG LEGALKAN MALING?

Dan kenapa penanggung jawab berani menawarkan uang ke wartawan?

BONGKAR SEMUANYA! TEGAKKAN KEADILAN!

Laporan : Tim Investigasi MMCNews.id

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan