Jebakan Tikus Pembawa Maut, Sebabkan Dua Orang di Desa Sidomukti Meninggal Dunia

  • Bagikan

Bojonegoro – Peristiwa tragis hilangnya nyawa yang disebabkan dari jebakam tikus menimpa dua orang perempuan di Dusun Pager, Desa Sidomukti, Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Kedua korban, diketahui bernama Sutik (76) dan Paniti (45), meninggal dunia di tempat akibat tersengat arus listrik dari jebakan tikus saat hendak menanam padi di sawah. Pada Kamis (10/9/2026) pagi sekira pukul 05.00 WIB.

Kepala Desa Sidomukti, Kecamatan Kasiman Robert Waluyo, membenerakan adanya kejadian tersebut dan telah ditangani oleh pihak yang berwajib.

“Bener, adanya kejadian tersebut diperkirakan jam 6 pagi. Korban sudah dibawa kerumah duka dan sedang dilaksanakan penyeledikikan oleh pihak berwajib,” tuturnya.

Kapolsek Kasiman, AKP Mochamad Khambali mengungkapkan, ​kejadian berawal saat kedua korban berangkat bersama menuju area persawahan. Ketika melangkah masuk ke area sawah, keduanya tanpa sengaja menyentuh kawat beraliran listrik yang dipasang untuk menghalau hama tikus.

“Pada saat masuk ke sawah, kedua korban tersengat jebakan listrik bertenggangan tinggi dan seketika korban meninggal dunia di lokasi,” ujar Kapolsek.

​Pemilik instalasi listrik jebakan tikus tersebut diketahui bernama Suparngun (50), seorang petani setempat yang merupakan tetangga korban.

​Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh saksi bernama Jari (57) yang juga hendak menanam padi di sekitar TKP. Melihat kedua rekannya tergeletak, saksi segera melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Dusun (Pak Wo) Pager, yang kemudian meneruskan laporan ke Polsek Kasiman.

​Mendapat laporan warga, personel Polsek Kasiman bersama Tim Inafis Polres Bojonegoro dan petugas medis dari Puskesmas Kasiman langsung mendatangi TKP untuk melakukan olah tempat kejadian perkara serta evakuasi korban.
​Dari hasil pemeriksaan luar oleh tim medis Puskesmas Kasiman.

Saat ditemukan Paniti mengalami luka bakar akibat sengatan listrik pada jari tengah tangan kiri. Saat kejadian, korban mengenakan kaos lengan panjang warna putih dan celana pendek motif bunga warna biru. Sedangkan Suntik mengalami luka bakar pada sela-sela ibu jari dan jari telunjuk tangan kanan, serta luka bakar di paha kanan berukuran sekitar 15 cm x 4 cm. Saat kejadian, korban mengenakan kaos lengan panjang warna ungu dan celana pendek warna merah bergaris hitam.

“​Tim medis menyatakan kedua korban meninggal dunia murni akibat sengatan listrik jebakan tikus dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh korban,” tegasnya.

​Dalam penanganan di lokasi, kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti berupa gulungan kawat listrik sepanjang 10 meter serta tiang penyangga berbahan bambu setinggi 50 cm.

​Penanganan TKP dan evakuasi dipimpin langsung oleh Kapolsek Kasiman AKP Mochamad Khambali, didampingi Kanit Reskrim Aipda Galih Irawan, S.H., Panit Intelkam Aipda M. Edy C., Bhabinkamtibmas Aiptu Faried RW, serta melibatkan Tim Inafis Polres Bojonegoro dan pihak Puskesmas Kasiman.

  • Bagikan