JANGKAR Turun ke Jalan: Tuntut Copot Kapolsek & Camat Kemang, Dugaan Lindungi King Resto‑Karaoke yang Diduga Sarang Eksploitasi Seksual

  • Bagikan

BOGOR | MMCNews.id, – Jaringan Koalisi Rakyat (JANGKAR) resmi mengumumkan aksi unjuk rasa besar‑besaran untuk menuntut pembersihan jajaran Polsek Kemang dan Kecamatan Kemang, lantaran dinilai membiarkan King Resto & Family Karaoke beroperasi meski terendus dugaan eksploitasi seksual, prostitusi terselubung, serta ketidakjelasan perizinan.

Berdasarkan salinan surat pemberitahuan aksi yang diterima awak media, JANGKAR menyatakan akan menggelar demonstrasi pada Selasa 10 November mulai pukul 11.00 WIB di depan Polsek Kemang dan Kantor Kecamatan Kemang, diikuti sekitar 50‑100 massa.

Dalam surat bertanggal 4 November 2026 itu, koalisi secara terang‑terangan mendesak Kapolres Bogor mengevaluasi bahkan mencopot Kapolsek Kemang. Begitu pula Bupati Bogor diminta bertindak tegas terhadap Camat Kemang yang dinilai gagal mengawal wilayahnya.

“Kami menilai Polsek Kemang dan Camat Kemang seolah‑olah menjadi benteng perlindungan bagi King Resto Karaoke. Tempat itu sudah berbulan‑bulan beroperasi meski ada laporan korban dugaan eksploitasi seksual, ada yang menyebut pegawai baru dijadikan sasaran, namun hingga kini belum terlihat penanganan yang meyakinkan,” ucap sumber dari JANGKAR yang dikutip awak media.

Koalisi juga menuntut Satpol PP Kabupaten Bogor segera menyegel lokasi tersebut, serta memeriksa siapa sebenarnya yang memungkinkan tempat itu tetap berjalan meski izin belum jelas. Mereka mempertanyakan mengapa korban justru terabaikan sementara pemilik tempat disebut hanya menyangkal semua tuduhan tanpa ada pendalaman serius.

“Di bawah komando Kapolri yang menjanjikan Polri Presisi, justru di Kemang yang terlihat adalah kepasifan. Apakah benar aparat lebih peduli melindungi kepentingan oknum daripada korban?” tegas orasi yang akan dibawakan massa.

JANGKAR menegaskan aksi ini bukan sekadar teriakan kosong. Mereka akan menyerahkan surat tuntutan kepada Bupati Bogor, Kapolres Bogor, Kapolsek Kemang, Camat Kemang, Satpol PP dan unsur Aparat Pengawasan lainnya. Mereka mengancam akan menggelar aksi yang lebih besar jika tidak ada tindakan nyata dalam waktu dekat.

Sampai berita ini diturunkan, awak media belum menerima tanggapan resmi dari Polsek Kemang maupun Camat Kemang terkait surat aksi ini maupun dugaan lindungan terhadap King Resto Karaoke.

  • Bagikan