AKBP Muhammad menambahkan dengan digelarnya Operasi Pasar ini diharapkan harga minyak goreng dapat normal kembali dan juga stok minyak aman.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Sukemi mengatakan Operasi Pasar berupa minyak goreng curah ini digelar untuk warga Bojonegoro di beberapa lokasi. Tujuannya agar ketersediaan minyak goreng di pasaran bisa stabil.
“Operasi ini akan digelar beberapa lokasi agar kebutuhan minyak goreng curah ini bisa dirasakan oleh masyarakat, terutama para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM),” papar Kepala Dinas Perdagangan Bojonegoro.
Di tempat yang sama, salah satu warga dari Desa Kapas yang mengantri minyak goreng, ibu Darwati mengaku walaupun cuaca hujan tetap mengantri minyak goreng agar dapat membeli minyak goreng untuk berjualan dan kebutuhan rumah tangga.
“Alhamdulillah mas oleh minyak goreng, dadi iso dodolan walaupun mengantri berjam-jam,” sambil tersenyum ibu Darwati. (waf/hmsbjn/503m)















