Garut,Mmcnews.id – Upaya memperkuat jalinan kemitraan antara kepolisian dan masyarakat terus digencarkan oleh jajaran Polsek Pameungpeuk. Salah satunya melalui kehadiran Kapolsek Pameungpeuk, Iptu Bangbang Sudarsono, dalam kegiatan Pengajian Bulanan yang digelar oleh Pemerintah Desa Jatimulya, bertempat di Masjid Jami Al-Miftah, Kampung Cidahon, Desa Jatimulya, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Jum’at (02/05/2025).
Kegiatan yang dihadiri berbagai elemen masyarakat ini berlangsung penuh kekhidmatan dan kehangatan. Hadir dalam acara tersebut Forkopimcam Pameungpeuk, Kepala KUA Kecamatan Pameungpeuk, Kepala Desa Jatimulya beserta jajaran perangkat desa, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Desa Jatimulya, tokoh pemuda, serta warga masyarakat yang memadati masjid sejak pagi.
Pengajian bulanan ini dipimpin langsung oleh Kepala Desa Jatimulya, Zaenal Murtakin, S.Pd.I. Dalam sambutannya, Zaenal menyampaikan pentingnya kegiatan keagamaan sebagai wadah silaturahmi sekaligus penguatan moral masyarakat. “Melalui pengajian ini, kita berharap masyarakat Jatimulya, khususnya generasi muda, dapat semakin mendekatkan diri kepada nilai-nilai agama dan menjauhkan diri dari perbuatan negatif,” ungkapnya.
Acara pengajian juga menghadirkan penceramah Aceng Solehudin, seorang tokoh pemuda yang dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan di desa tersebut. Dalam tausiyahnya, Aceng mengangkat tema “Pemuda Jatimulya Berakhlak Menuju Indonesia Emas”. Ia mengajak generasi muda untuk menjadi pelopor kebaikan dan berperan aktif dalam pembangunan desa tanpa meninggalkan nilai-nilai akhlak mulia.
Momentum pengajian bulanan ini dimanfaatkan pula oleh Kapolsek Pameungpeuk untuk menyampaikan pesan-pesan penting terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Dalam penyampaiannya, Iptu Bangbang Sudarsono mengajak seluruh masyarakat, khususnya para pemuda, untuk berperan serta dalam menjaga stabilitas keamanan di lingkungan masing-masing.
“Saya mengimbau kepada seluruh warga, mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Jangan mudah terprovokasi oleh hal-hal negatif, jauhi kenakalan remaja, dan selalu waspada terhadap potensi kejahatan,” pesan Kapolsek.
Tak hanya itu, Kapolsek juga mengingatkan kepada para pemilik kendaraan bermotor untuk lebih berhati-hati dalam memarkirkan kendaraannya. Ia menekankan pentingnya penggunaan kunci ganda sebagai langkah antisipasi terhadap kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) maupun kejahatan lainnya seperti curat dan curas (kejahatan 3C).
“Kejahatan bisa terjadi kapan saja jika kita lengah. Untuk itu, mari kita biasakan memarkir kendaraan di tempat yang aman dan gunakan kunci ganda. Ini langkah sederhana tapi efektif untuk mencegah terjadinya pencurian,” tambahnya.
Kehadiran Kapolsek Pameungpeuk dalam kegiatan ini mendapat apresiasi dari warga. Masyarakat merasa kehadiran aparat kepolisian dalam kegiatan sosial dan keagamaan seperti ini mampu mempererat hubungan emosional antara polisi dengan masyarakat, sekaligus meningkatkan rasa aman dan nyaman.
Salah seorang tokoh masyarakat, Ahmad Nasir, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Kapolsek. “Kami senang sekali Pak Kapolsek hadir langsung di pengajian ini. Pesan-pesan beliau soal keamanan sangat bermanfaat, apalagi untuk anak-anak muda kami. Harapannya, ke depan acara seperti ini bisa terus dihadiri oleh kepolisian agar kedekatan ini tetap terjaga,” ujarnya.
Kegiatan pengajian bulanan ditutup dengan doa bersama, yang dipimpin oleh Ketua MUI Desa Jatimulya. Suasana khidmat menyelimuti masjid, menandai berakhirnya kegiatan yang sarat akan nilai keagamaan, kebersamaan, dan pesan-pesan sosial.
Melalui kehadiran Kapolsek Pameungpeuk dalam kegiatan ini, terlihat komitmen nyata Polri dalam mendukung upaya masyarakat untuk mewujudkan lingkungan yang aman, tertib, serta harmonis, sekaligus menjadi bagian penting dalam penguatan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. (DK)















