Kebakaran Besar Melalap Pasar Cukir Jombang, 54 Kios Gosong, Penyebab Masih Diselidiki

  • Bagikan
Foto: Pasar Cukir, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang usai kebakaran

MMCNEWS.ID | Kebakaran hebat melanda Pasar Cukir, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Kamis (22/10/2026) dini hari. Sebanyak 54 kios dilaporkan terdampak, dengan sebagian besar di antaranya merupakan toko pakaian. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kebakaran yang terjadi saat sebagian besar warga masih terlelap itu memicu kepanikan dan menjadi perhatian petugas gabungan. Api akhirnya berhasil dikendalikan, tetapi proses penanganan di lokasi masih berlanjut untuk memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang, Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 01.30 WIB.

Setelah menerima laporan tersebut, petugas BPBD segera menyiapkan personel dan peralatan untuk membantu proses pemadaman di lokasi kejadian.

“Alhamdulillah, api sudah berhasil kita kuasai. Sekarang pukul 06.00 WIB sudah proses pembasahan,” ujar Wiku saat memberikan keterangan terkait penanganan kebakaran.

Berdasarkan informasi sementara, titik awal kebakaran berada di salah satu kios di Blok W, tepatnya di bagian tengah area pasar. Namun, hingga proses penanganan berlangsung, penyebab pasti munculnya api belum dapat dipastikan.

Petugas masih melakukan pendalaman untuk mengetahui sumber api serta faktor yang memicu kebakaran tersebut.
“Masih kita dalami sampai detik ini,” kata Wiku.

Dampak kebakaran terbilang cukup besar. Berdasarkan pendataan sementara, sebanyak 54 kios dilaporkan terdampak. Sebagian besar kios tersebut merupakan toko pakaian, berdasarkan informasi yang dihimpun dari para pemilik kios.

 

Kebakaran ini menimbulkan kekhawatiran atas kerugian yang dialami para pedagang, terutama mereka yang menggantungkan penghasilan sehari-hari dari aktivitas perdagangan di Pasar Cukir.

Meski demikian, nilai kerugian materiil akibat peristiwa tersebut hingga kini belum diketahui. Pendataan dan penanganan lebih lanjut masih diperlukan untuk memastikan tingkat kerusakan serta total kerugian yang dialami para pemilik kios.

Hingga pukul 06.00 WIB, petugas masih melakukan proses pembasahan di sejumlah titik terdampak. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bara api benar-benar padam dan tidak kembali menyala.

Di tengah besarnya dampak kebakaran, Wiku memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. “Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa,” tegasnya.

Hingga berita ini ditulis, penyebab kebakaran Pasar Cukir masih dalam penyelidikan. Sementara itu, jumlah kerugian materiil dan rincian kerusakan pada masing-masing kios masih menunggu hasil pendataan lebih lanjut.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius, mengingat pasar tradisional merupakan salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus tempat bergantungnya penghidupan banyak pedagang di wilayah Kecamatan Diwek dan sekitarnya.

Reporter: Adi

  • Bagikan