Lapsi Desak PJ Bupati Lahat Dan APH Usut Tuntas Dugaan Grafitasi 4(Empat) OPD Di NonJobkan

  • Bagikan
Img 20240913 Wa0024(1)

Mmcnews, Sriwijaya_Lahat Sumsel:13 September 2024.

Bak pepatah sudah Jatuh Tertimpa Tangga hal ini sepertinya berlaku pada Ke 4(empat) Pejabat OPD Kabupaten Lahat yang di Non aktifkan /Non Job terlihat dari adanya Puluhan Massa dan Aktifis yang mengatasnamakan DPD Lapisan Pemantau Situasi (Lapsi) sekira pukul 09.00 Wib mengelar aksi damai tepatnnya berlangsung di Halaman depan Kantor Bupati Lahat terkait Dugaan 4 (Empat) Pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kabupaten Lahat yang sudah di non job oleh mantan Pj Bupati Lahat Muhammad Farid.SSTP.MSI antara lain mantan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Niel Aldrin .SE.MAP mantan Kadis PU Bina Marga Mirza Azhari .ST, mantan Kadis PPRKP Limra Naupan .ST dan Dinas Kesehatan inisial Taupik Maryansah Putra.SKM,
Img 20240913 Wa0023
Img 20240913 141854

Meriyansah Koordinator Aksi dalam Orasi nya menyampaikan Tuntutannya kepada Pj Bupati Lahat Imam Pasli.SSTP.MSI agar segera menurunkan Tim untuk melakukan Pemeriksaan dan mengaudit adanya dugaan Mark up dan Fiktif, di Empat Dinas OPD tersebut, serta kepada APH agar dapat menindak lanjuti Laporan yang mereka (Lapsi) sampaikan serta mengusut hingga Tuntas adanya dugaan diatas

Selain itu para pendemo Aksi Mendesak Pj Bupati Lahat Imam Pasli .SSTP.MSI untuk segera melakukan audit terkait proyek infrastruktur di empat dinas yaitu, Dinas PRKPP, Dinas PU Bina Marga, Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan sudah di non aktif tapi mereka mengeluarkan Gening alias bin Si A, agar secepatnya Pj Bupati Lahat melakukan pelantikan beberapa SKPD segera di Plt kan agar tertib administrasi di Kabupaten Lahat

Ditambahkan Meriansyah dalam orasinya dugaan adanya di Empat Dinas OPD terjadi Jual beli proyek (gratifikasi) ini segera di usut tuntas oleh pihak Aparat Penegak Hukum, selain itu mendesak kepada Pj.Bupati Lahat Imam Pasli SSTP.MSI agar tidak mengembalikan lagi Jabatan mereka yang sudah di Non Aktif kan /Non Job

Dikhatirkan bila mereka di Aktifkan kembali tidak menutup kemungkinan kondisi kedepan Pemerintahan kabupaten Lahat malah akan semakin terpuruk setelah termiskin kedua dan akan menjadi termiskin nomor 1 di propinsi Sumatera Selatan dan jelas administrasi pemerintahan tambah Ambuadul pabila mereka Yang sudah di NonJob kan kembali akan di Aktip kan, tegas nya

Sementara Amrul salah satu Pendomo mengutarakan Tujuan Aksi sebagai menyuarakan keadilan mereka bergantian berorasi mendesak kepada APH untuk memanggil ke 4 OPD kabupaten lahat diatas yang terindikasi dugaan melakukan tindak Pindana KKN (Grafitasi) serta Jual beli proyek tahun 2024

Tak lama Aksi berlangsung beberapa orang dari perwakilan Massa Aksi diundang untuk mediasi ke ruangan Off Room Setkab Lahat yang diterima oleh Pj.Buoati Lahat Imam Pasli .SSTP.MSI diwakili Rudi Thamrin .SH Asisten.1 didampingi Kabag Ops Polres Lahat dan Kepala BKSDM lahat.

Dari kesimpulan Mediasi Pemerintah kabupaten Lahat mengatakan bahwa tuntutan para aksi telah ditampung dan akan disampaikan kepada Pimpinan selanjut untuk menindak lanjuti Ke 4(Empat) Orang yang Di Non Aktif Kan /Non Job mereka masih menunggu petunjuk dan keputusan dari Kemendagri , sebelum nya pemerintah daerah telah membicarakan permasalahan tersebut saat Sidang Paripurna DRPD kab.Lahat (22/8-2024) lalu selanjut nya masih akan menunggu Pengarahan dari Mendagri untuk kejelasan nya.

Terpantau dilokasi Demo Massa yang melakukan Aksi ini dikawal ketat dari aparat keamanan Polres Lahat dan Pihak TNI unit Kodim 0405/Lahat serta dibantu oleh Pol PP selam kegiatan Aksi terpantau aman dan tertib

Pewarta: M.Umar

  • Bagikan