Memasuki Musim Tanam Ke 2, Stok Pupuk di Wilayah Sumberrejo, Masih Mencukupi

  • Bagikan

“Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan klarifikasi terkait ketersediaan pupuk di wilayah Sumberrejo dan membantu mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh para petani. Dengan demikian, diharapkan para petani dapat memperoleh pupuk dengan lebih mudah dan harga yang lebih terjangkau,” Tutur Plt Kepala DKPP Kabupaten Bojonegoro.

Perlu diingat bahwa Harga Eceran Tertinggi (HET) Pupuk Bersubsidi menurut keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia nomor 734/KPTS/SR.30/M/09/2022 yaitu Pupuk Urea per kg: Rp. 2.250, Pupuk NPK Phonska per kg: Rp. 2.300, Pupuk NPK untuk Kakao per kg: Rp. 3.300.

Langkah ini juga menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Bojonegoro untuk mendukung sektor pertanian dan memastikan ketersediaan pupuk yang memadai bagi para petani.

Sementara itu, salah kios pupuk di Desa Ngampal Sungkowo menyampaikan bahwa penyerapan sudah dilakukan oleh petani dan penyerapan sudah 100 persen di wilayah Ngampal, “Sudah 100 persen penyerapannya dan sudah terpenuhi,” Ujarnya.

Penyaluran lewat surat kuasa kelompok, dan jika ada selisih HET sekitar Rp15 ribu adalah kelompok tani yang paham, namun hal itu biasanya digunakan untuk biaya transpot dari kios ke kelompok, karena ada operasional untuk ongkos angkut atau langsir, dan juga untuk akomodasi di rumah yang ditempati dan kas anggota kelompok tani yang digunakan untuk keperluan foto copy, konsumsi dan lainnya.

“Sehingga jika ada kabar informasi terkait adanya kelangkaan pupuk di Ngampal dan Sendang agung adalah hoax karena semua pupuk sudah tersalurkan 100 persen.(red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan