Meminimalisir tindak pidana di JLS, Bupati Sampang Pasang 157 Titik PJU

  • Bagikan

Ket foto; Bupati Sampang seusai meresmikan 157 titik PJU

Sampang || MMCmadura, untuk meminimalisir tindak pidana Di Jalan Lingkar selatan (JLS) bupati Sampang pasang 157 titik penerangan jalan.

” Saya bangun PJU disini agar tidak ada tindak pidana, pelecehan dan kecelakaan yang sebelumnya gelap” Kata bupati usai meresmikan PJU kamis malam (08/01/25).

Dikatakan bupati dengan adanya PJU Ia berharap bisa meningkatkan perekonomian sehingga banyak UMKM bisa membuka warung disepanjang jalan sehingga warga yang melintas bisa menikmati jajanan yang ada.

” Warga sebelah itu kalau mau melintas di kabupaten Sampang melewati jls bisa menikmati sehingga warga Sampang penghasilannya bertambah dan berdampak pada pembangunan kabupaten sampang dan juga daerah ini akan saya jadikan daerah industri” Kata dia.

Jalur strategis yang menghubungkan ruas jalan Halim Perdana Kusuma (Jalan Lintas Selatan) jalan alternatif menuju jalur kabupaten Pamekasan itu kini telah sepenuhnya terang benderang, setelah proyek pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) dinyatakan tuntas 100 persen.

Proyek yang dikerjakan oleh PT. MADURA ENERGI INFRASTRUKTUR dibawah pimpinan Direktur Arifin Jauhari berhasil merampungkan pemasangan 157 titik PJU tepat pada akhir Desember 2025.

Keberhasilan tersebut menjadi kado Hari Jadi Kabupaten Sampang yang ke-402 tahun. bagi warga yang sehari-hari menggantungkan mobilitasnya di jalur jalan Halim Perdana Kusuma yang akrab disebut JLS.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sampang, Raden Chalilurrachman, menekankan bahwa proyek ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan upaya nyata negara hadir untuk melindungi warganya.

“Fokus kami adalah asas manfaat kebutuhan penerangan jalan JLS. Dengan adanya 157 titik PJU ini, kita tidak hanya menerangi jalan, tetapi juga memberikan rasa aman dari potensi kriminalitas dan menekan angka kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.

Chalilurrahman menjelaskan, ada beberapa dampak positif yang kini dirasakan langsung oleh masyarakat salah satunya dari keselamatan berkendara.

“Jarak pandang pengendara di malam hari meningkat drastis, mengurangi risiko kecelakaan di area rawan termasuk dari sisi keamanan lingkungan, area yang terang meminimalisir niat jahat pelaku kriminalitas jalanan, sehingga warga merasa tenang melintas hingga larut malam.” Jelasnya.

Selain itu chalilur Rahman juga menjelaskan, sinergi profesional penyelesaian proyek tersebut, sesuai dengan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) yang diterbitkan. Maka dengan demikian, dengan terpasangnya 157 titik lampu ini, wajah Kabupaten Sampang, khususnya di wilayah JLS hingga sekitarnya, kini tampak lebih modern dan hidup pada malam hari.

“Kami berharap masyarakat dapat ikut serta menjaga fasilitas tersebut, agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” harapnya mengakhiri.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan