“Dengan kondisi anak saya empat, jujur biaya pendidikan sangat berat. Program Sekolah Rakyat ini benar-benar membantu keluarga kami,” ungkapnya.
Dalam kegiatan evaluasi dan penampilan siswa, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menyampaikan apresiasi atas perkembangan signifikan para siswa Sekolah Rakyat. Menurutnya, anak-anak menunjukkan peningkatan kedisiplinan, rasa percaya diri, serta kemampuan mengikuti proses pembelajaran dengan baik.
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, lanjut Bupati, memberikan dukungan penuh terhadap program Sekolah Rakyat sebagai bagian dari kebijakan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
“Yang terpenting, anak-anak merasa betah, berkembang, dan berprestasi sesuai cita-cita mereka sendiri. Inilah tujuan utama Sekolah Rakyat,” tegasnya.
Testimoni para orang tua semakin menguatkan dampak positif program ini. Banyak orang tua melihat perubahan perilaku anak-anak menjadi lebih disiplin, terbiasa bangun pagi, patuh terhadap aturan, dan memiliki semangat belajar yang tinggi. Meski jarak rumah ke sekolah cukup jauh dan memerlukan biaya transportasi, mereka rela berkorban demi masa depan anak-anaknya.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan wujud nyata kehadiran negara bagi keluarga yang hidup dalam keterbatasan. Program ini dirancang berkelanjutan dari jenjang SD, SMP, hingga SMA, serta membuka akses beasiswa perguruan tinggi maupun kesiapan kerja sesuai bakat, baik di bidang akademik, teknologi, kesehatan, sosial, maupun kewirausahaan.
Secara nasional, Sekolah Rakyat telah berjalan di 166 titik di seluruh Indonesia dan menjangkau ratusan siswa setiap tahunnya. Program ini juga dilengkapi pemetaan bakat dan minat, pendampingan sosial, serta dukungan pemberdayaan keluarga, termasuk perbaikan hunian secara bertahap melalui kolaborasi pemerintah pusat dan daerah.
Di Sekolah Rakyat, anak-anak diajarkan satu nilai utama: tertinggal bukan berarti gagal.
Melalui pendidikan yang inklusif, berempati, dan berkeadilan, Sekolah Rakyat menjadi bukti bahwa ketika negara hadir dengan hati, harapan dapat tumbuh, bahkan dari tempat yang paling gelap. (Red/Pro/Dik)















