Mensos Sosialisasi DTSEN di Bojonegoro

  • Bagikan

Bojonegoro – Hari ke Dua Sosialisasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) digelar di Pendopo Malowopati, Jln Lisman, Bojonegoro, Jawa Timur. Kamis (22/01/2025).

Kementerian Sosial RI mengajak pemerintah desa mengintegrasikan data dan melakukan pemutakhiran secara berkala, valid dan menyesuaikan kondisi di lapangan agar bantuan merata dan tepat sasaran.
Ketua Tim Penggunaan dan Diseminasi Data Pusdatin Kemensos, Raden Roro Endah Noorwidayati menjelaskan, pihaknya pertama kali ke Bojonegoro dan bertemu dengan seluruh pemerintah desa. Ia kemudian menjelaskan bedanya DTSEN dengan DTKS.

“Bedanya DTSEN sudah terbagi dalam desil. Oleh BPS dibagi menjadi 10 desil. Setiap desil mewakili 10 persen penduduk Indonesia. Jika Desil tidak sesuai, ada alur pemutakhiran yang bisa dilakukan dan ada call centernya,” jelasnya.

Lebih lanjut, untuk semua bantuan dari Kemensos ke depan mengacu pada DTSEN. Sehingga data harus benar valid dan sesuai keadaan.
Tim Pengembangan Sistem/Aplikasi SIKS-NG Kemensos M. Imam Mudzakir memaparkan terkait SIKS-NG untuk pemutakhiran DTSEN. Dengan SIKS-NG, pemerintah desa diajak berintegrasi dengan melibatkan kementeriran dan lembaga lain, seperti BPS, Dukcapil, BPJS dan Dapodik.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan