BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menegaskan komitmennya untuk terus melibatkan para purnawirawan dalam pembangunan daerah.
Pengalaman, kebijaksanaan, dan semangat pengabdian para anggota Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) dinilai masih menjadi aset berharga bagi kemajuan Bojonegoro.
Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 PWRI Kabupaten Bojonegoro yang berlangsung di Balai Kelurahan Sumbang, Kamis (6/8/2026).
Acara itu dihadiri Ketua PWRI Kabupaten Bojonegoro Adi Suprapto, jajaran pengurus dan anggota PWRI, unsur DPRD, perangkat daerah, serta sejumlah tamu undangan.
Dalam sambutannya, Nurul Azizah memberikan penghargaan kepada seluruh anggota PWRI atas dedikasi mereka selama mengabdi kepada bangsa dan negara.
Menurutnya, memasuki masa pensiun bukan berarti berhenti berkarya, melainkan menjadi kesempatan untuk terus memberikan kontribusi melalui pengalaman dan keteladanan kepada masyarakat.
“Usia boleh bertambah, tetapi semangat harus tetap muda. Pemerintah Kabupaten Bojonegoro masih membutuhkan pengalaman, pemikiran, dan keteladanan Bapak-Ibu yang telah lama mengabdikan diri kepada masyarakat,” ujar Nurul Azizah.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga membawa kabar menggembirakan bagi keluarga besar PWRI.
Pemkab Bojonegoro berencana membangun gedung khusus PWRI yang akan difasilitasi melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya.
Gedung tersebut direncanakan berdiri di atas aset milik Pemkab Bojonegoro yang berada di kawasan eks SDN Ledok Kulon 1.
Nantinya, bangunan itu akan difungsikan sebagai sekretariat sekaligus pusat aktivitas dan ruang berkumpul bagi seluruh anggota PWRI.
Menurut Nurul Azizah, pembangunan gedung tersebut menjadi bentuk perhatian sekaligus hadiah istimewa dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro bertepatan dengan peringatan HUT ke-64 PWRI.
Ia berharap keberadaan gedung baru itu mampu memperkuat organisasi PWRI sehingga semakin aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Menutup sambutannya, Nurul Azizah mengajak seluruh anggota PWRI untuk terus menjaga semangat pengabdian meski telah memasuki usia senja.
Dia optimistis pengalaman dan kebijaksanaan para purnawirawan akan terus menjadi inspirasi sekaligus kekuatan dalam mendukung kemajuan Kabupaten Bojonegoro. (Pro/Red)














