“Kami sangat mengapresiasi program BKK atau Bantuan Keuangan Khusus dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Bojonegoro dalam sambutannya menegaskan bahwa Safari Ramadhan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk silaturahmi dan sarana menyerap aspirasi masyarakat di bulan suci.
“Safari Ramadhan ini adalah bentuk silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat. Selain itu, ini juga menjadi momentum bagi kami untuk menyerap aspirasi warga secara langsung di bulan suci Ramadhan,” tegas Bupati.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama serta peninjauan pasar murah yang disambut antusias oleh warga. Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap kegiatan ini semakin mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. (EK)















