Bagi masyarakat, penjelasan tersebut dirasa kurang memberikan solusi konkret.
“Kami paham soal aturan dan perizinan. Tapi sebagai masyarakat kecil, kalau pemerintah kabupaten saja tidak memperjuangkan, lalu bagaimana kami sebagai rakyat jelata bisa memperjuangkannya?” keluhnya.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dapat turun langsung meninjau kondisi lapangan dan segera mengambil langkah nyata, agar akses jalan utama tersebut dapat diperbaiki dan layak dilalui demi keselamatan serta kelancaran aktivitas masyarakat.
Kepala Desa Meduri, Hariyono saat dihubungi melalui sambungan Aplikasi Whatsapp membenarkan bahwa wilayah Desa Meduri memiliki jalan yang memperihatinkan, kondisi tersebut akibat dusun wilayah yang di kelilingi oleh wilayah Perhutani.
“Betul seperti itu, kondisi jalan Dusun Kaligede memiliki keterbatasan pembangunan akibat akses jalan yang meliputi jalan milik perhutani. Serta akses yang cukup sulit untuk dilakukan jika melakukan pembangunan, minimnya dana untuk pembangunan semakin mempersulit pihak desa melakukan pembangunan,” paparnya.
Hariyono, berharap pemerintah kabupaten dapat memberikan perhatian kepada desanya agar masyarakat dapat memiliki akses mobilitas yang lebih baik.
Penulis: YT















