MMVNews, Lahat -Sumsel : 03Mei 2026.
Sumber : AKP. Mastoni. SE Kasi Humas melalui AIPTU. Lispono. SH Kasubsi Penmas Humas Polres Lahat

Polres Lahat Polda Sumsel Lakukan Monitoring Intensif di Daerah kecamatan Tanjung Sakti Kabupaten Lahat telah terjadi Bencana Tanah Longsor sehingga menutup sementata bagi penguna jalan yang melewati Akses Lintas Kabupaten Lahat Propinsi Sumatera Selatan – Kabupaten Manna propinsi Benkulu Selatan
Bencana yang terjadi akibat Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, memicu terjadinya bencana tanah longsor di kawasan perbukitan Tanjung Sakti. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (3/5/2026) sekitar pukul 18.00 WIB di Lubuk Dendan, Dusun Pulau Timun, Desa Tanjung Sakti, Kecamatan Tanjung Sakti PUMI Kab. Lahat.
Longsor dilaporkan menimpa badan jalan lintas yang menghubungkan Tanjung Sakti, Kabupaten Lahat, dengan Kota Manna, Bengkulu Selatan. Material longsoran berupa tanah, bebatuan, serta pohon tumbang menutup akses jalan sepanjang kurang lebih 40 meter, sehingga jalur vital antar wilayah tersebut tidak dapat dilalui kendaraan.
Kapolres Lahat, AKBP Novi Edyanto, SIK, MIK, melalui laporan yang diterima, menyampaikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun demikian, dampak yang ditimbulkan cukup signifikan, terutama terhadap arus lalu lintas. Kendaraan roda dua maupun roda empat dari arah Pagar Alam menuju Manna, maupun sebaliknya, mengalami kemacetan total akibat tertutupnya badan jalan.
Berdasarkan informasi di lapangan, longsor terjadi akibat tingginya intensitas curah hujan yang mengguyur kawasan Tanjung Sakti sejak malam, siang dan sore hari. Kondisi tanah yang labil di wilayah tersebut memperbesar potensi terjadinya pergerakan tanah, terutama di daerah perbukitan yang rawan longsor.
Hingga saat ini, pihak kepolisian bersama instansi terkait masih melakukan monitoring di lokasi kejadian. Petugas juga telah berkoordinasi dengan pihak Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk segera melakukan pembersihan material longsor yang menutup badan jalan. Namun, upaya tersebut masih terkendala oleh kondisi cuaca yang masih diguyur hujan deras.
Kapolres menegaskan bahwa jajarannya terus melakukan pemantauan situasi guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya longsor susulan. Berdasarkan analisa sementara, potensi bencana lanjutan masih cukup tinggi apabila hujan dengan intensitas tinggi terus berlangsung di wilayah hukum Polsek Tanjung Sakti.
Selain itu, pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat, khususnya pengguna jalan yang melintasi jalur tersebut, untuk tetap waspada dan menghindari area rawan longsor sementara waktu. Keselamatan menjadi prioritas utama di tengah kondisi cuaca ekstrem yang masih melanda.
Sebagai langkah antisipasi, koordinasi intensif terus dilakukan dengan pemerintah kecamatan maupun Pemerintah Kabupaten Lahat guna memastikan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam. Langkah cepat dan sinergi antarinstansi diharapkan mampu meminimalisir dampak serta mempercepat proses penanganan di lapangan.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting akan tingginya risiko bencana alam di wilayah dengan kontur tanah labil, terutama saat musim hujan. Masyarakat diharapkan tetap meningkatkan kewaspadaan serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan tanda-tanda potensi longsor di sekitar lingkungan mereka.
Pewarta. [MAR]















