Kabar Gembira! BLT DBHCHT Jombang Cair, Bupati Warsubi Tekankan Penyaluran Tepat Sasaran

  • Bagikan

MMCNEWS.ID | Senyum sumringah terpancar dari wajah para buruh tani dan pekerja pabrik rokok di Kabupaten Jombang, Kamis (2/7/2026). Bertempat di Pendopo Kecamatan Ngusikan, Bupati Jombang, Warsubi, S.H., M.Si., secara resmi meluncurkan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2026.

Sebanyak 11.720 warga yang menggantungkan hidup di sektor tembakau dan cengkeh menjadi sasaran program ini. Masing-masing penerima mendapatkan bantuan tunai sebesar Rp 800.000, yang disalurkan melalui PT BPR Bank Jombang.

Dalam sambutannya, Bupati Warsubi menegaskan bahwa BLT ini bukan sekadar bantuan uang tunai, melainkan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk menjaga daya beli dan kesejahteraan masyarakat di tengah tantangan ekonomi.

“Tujuan kita adalah memberikan dukungan sosial dan mewujudkan keadilan ekonomi. Harapan saya, bantuan ini dapat meringankan beban keluarga dan menjadi penyemangat bagi Bapak/Ibu sekalian untuk terus produktif,” ujar Bupati Warsubi.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jombang, Agung Hariadi, menjelaskan bahwa bantuan ini menyasar tiga kelompok utama dengan total penerima mencapai 11.720 orang, dengan rincian:

Buruh Tani Tembakau (6.775 orang): Tersebar di lima kecamatan sentra tembakau (Ngusikan, Ploso, Plandaan, Kabuh, dan Kudu).

Buruh Pabrik Rokok (3.763 orang): Pekerja yang tersebar di 10 perusahaan rokok di seluruh wilayah Jombang.

Buruh Tani Cengkeh (1.182 orang): Berlokasi di wilayah Kecamatan Bareng dan Wonosalam.

Untuk memastikan bantuan tersalurkan dengan tertib, Pemerintah Kabupaten Jombang bekerja sama dengan PT BPR Bank Jombang. Proses penyaluran telah dijadwalkan berlangsung mulai hari ini hingga 7 Juli 2026 di lokasi-lokasi yang telah ditentukan, baik di kantor kecamatan maupun langsung di perusahaan pabrik rokok”, ungkap Agung Hariadi.

Bupati Warsubi berpesan agar dana yang diterima digunakan dengan bijak untuk kebutuhan keluarga. Ia pun menekankan kepada seluruh jajaran perangkat daerah untuk memastikan proses distribusi berjalan transparan dan tepat sasaran.

“Gunakan bantuan ini untuk kebutuhan yang paling prioritas bagi keluarga. Saya ingin memastikan bahwa uang ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi yang paling membutuhkan,” pungkasnya.

Acara peluncuran simbolis ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat Pemkab Jombang, perwakilan APTI (Asosiasi Petani Tembakau Indonesia), serta SPSI (Serikat Pekerja Seluruh Indonesia), sebagai bukti sinergi berbagai pihak dalam mendukung kesejahteraan para pekerja di Kabupaten Jombang.

Reporter: Adi

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan