Madiun | MMC – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Madiun Yudi Hartono melalui Kepala Sub Bidang (Kasubbid) Pembinaan dan Pengawasan , mengatakan sosialisasi opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) sebelumnya telah dilaksanakan di Kecamatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak.
“Acara ini bertempat di Rumah makan Orien Tarzan caruban dan di hadirin langsung oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto ber sama jajaranya forum koordinasi pimpinan daerah (forkompimda).
Turut hadir dalam kegiatan ini perwakilan dari ispiktororat, kementrian Agama, Dinas pendidikan, Dina perhubungan, para kepala organisasi perangkat Daerah (OPD)BPKAD.Baperida Dinas PUPR serta para kepala Desa sekabupaten Madiun.
Target pendapatan pajak daerah taun ini di tetap kan sebesar Rp.65 miliar. Dengan sinergi antara Bapenda .Polres .kejaksaan. Negeri .para camat. dan kepala Desa. Bupati Hari Wuryanto optimistis target tersebut dapat mencapai.
Madiun Bersahaja ,Mimpi yang Bisa Di capain Bersama .
Yudi Hartanto mengatakan, sosialisasi ini juga menjadi langkah konkret bagi pemerintah daerah dalam memperluas informasi penting terkait kebijakan perpajakan kendaraan. Masyarakat khususnya wajib pajak bisa mengetahui kemudahan, manfaat, serta tujuan akhir opsen PKB dan BBNKB dalam mendukung pembangunan Kabupaten Madiun.
“Kami berharap dengan adanya kegiatan sosialisasi opsen ini, masyarakat lebih memahami kewajibannya karena penerimaan pajak yang optimal berdampak langsung pada peningkatan fasilitas umum, pelayanan publik, serta pembangunan infrastruktur di Kabupaten setempat,” ucapnya.

Selasa 9 Desember 2025 . 11
00 WIB
Ia menyampaikan materi yang disampaikan mengenai program pembebasan pajak kendaraan bermotor yang diperpanjang sampai 31 Desember 2025. Masyarakat cukup membayar pajak tahun berjalan, bebas denda PKB, serta bebas pokok tunggakan.















